Perangi Investasi Bodong di Maluku Utara, Tim Satgas Waspada Investasi Mulai Dibentuk

Ternate, Semarak.News – Maraknya kasus investasi bodong yang terjadi di Indonesia, Provinsi Maluku Utara (Malut) ikut andil dalam pemberantasan kasus tersebut. Malut akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi yang berperan dalam pencegahan dan pengawasan terhadap investasi.

Satgas akan dibentuk melalui kerjasama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Malut, OJK SulutGoMalut, dan Polda Malut. Satgas ini diharapkan dapat melindungi roda perputaran ekonomi dalam bidang investasi di Malut. Hal ini mengingat masih ada entitas investasi bodong yang telah dilarang tapi masih tetap melakukan penawaran.

Satgas yang akan dibentuk memiliki tugas dan tanggung jawab memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sistem dan prosedur investasi yang benar. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan investasi yang menjanjikan pengembalian lebih dalam waktu singkat yang pada akhirnya merugikan.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan BI Malut Dwi Tugas Waluyanto, “Jika biaya umroh idealnya Rp 20 juta, jika ada yang menawar hingga Rp 14 juta, itu berarti ada yang melakukan subsidi. Biasanya yang memberikan subsidi adalah orang-orang yang berangkatnya belakangan,” ujarnya, Kamis (22/03/2018).

Selain bekerjasama dengan OJK, dan Polda Malut, satgas juga akan melibatkan MUI karena berkaitan dengan maraknya travel umroh dan haji bermasalah. Pihaknya berharap masyarakat yang menemukan investasi dengan tawaran bunga tidak wajar, agar lapor ke polisi agar langsung ditangani. (RP)

TINGGALKAN BALASAN