Ini Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKP) Imanuel Blegur dan Taufik Nampira.

Semarak.News, Kalabahi Alor. Laporan Harta Kekayaan penyelengaraan negara ( LHKPN) patut disampaikan kepada komisi pemberantasan korupsi (KPK) tentang harta kekayaan yang dimiliki oleh calon kepala Daerah.

Dokumen Harta kekayaan yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) telah dikembalikan oleh masing-masing kandidat berupa dokumen laporan harta kekayaan penyelenggaraan negara yang telah dibuat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) ucap Ima Blegur Calon Bupati Alor yang didampingi Calon Wakil Bupati Alor, H.Taufik Nampira saat jumpa pers bersama awak media di sekretariat pemenangan Paket Intan ( 25/06) kalabahi.

Ima mengatakan diera yang semakin maju diperlukan transparansi keterbukaan kepada publik, agar publik mengetahui dengan jelas LHKPN masing-masing calon kepala Daerah serta masyarakat dapat mengkawal semua proses kedepan saat memimpin daerah ini.

Laporan Harta kekayaan ini juga diwajibkan untuk dipublikasihkan kepada masyarakat dan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) kabupaten Alor juga dapat mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat Alor.

Laporan Harta kekayaaan Penyelenggaraan Negara( LHKPN) Data Harta, Tanah dan Bangunan, Alat Transportasi dan mesin, Harta Bergerak lainnya, Surat berharga, kas dan setara kas, harta lainnya dan hutang dengan masing-masing item dari calon Bupati Dr. Imanuel E. Blegur.M.Si adalah berjumlah Rp. 7.941.065.235 ( Tujuh Miliar sembilan ratus empat puluh satu juta enam puluh lima ribu dua ratus tiga puluh lima rupiah).

Perlu diketahui juga bahwa dalam format LHKPN tentang hutang yaitu pernah melakukan kredit mobil dan sementara melunasinya tinggal bebera juta ucap calon Bupati Alor tersebut.

Laporan Harta kekayaaan Penyelenggaraan Negara( LHKPN) Data Harta, Tanah dan Bangunan, Alat Transportasi dan mesin, Harta Bergerak lainnya, Surat berharga, kas dan setara kas, harta lainnya dan hutang dengan masing-masing item dari calon Wakil Bupati Alor, H.Taufik Nampira.SP.MM yaitu berjumlah 14.315.204.755 ( Empat Belas Milyar tiga ratus lima belas juta dua ratus empat ribu tujuh ratus lima puluh lima Rupiah).

Diakhir dari jumpa pers tersebut Ima dan Taufik juga mengatakan LHKPN yang telah disampaikan kepada KPK harus juga  dimonitor oleh media/ Pers pintanya ( Dako)

TINGGALKAN BALASAN