Lahan Tanaman Padi di 8 Kota/Kabupaten Provinsi Aceh Mengalami Kekeringan

[Sumber : SERAMBI/ZAKI MUBARAK]

Aceh, Semarak.News – Kekeringan lahan untuk tanaman padi yang melanda Provinsi Aceh meluas. Pada Selasa, 20 Februari 2018 sudah tercatat 8 kota/kabupaten yang mengalami kekeringan tanaman padi dengan kategori ringan sedang maupun berat.

Dibandingkan luas tanam yang mencapai 260.254 hektare, maka banyaknya tanaman padi yang mengalami gagal panen/puso akibat kekeringan belum terlalu berdampak signifikan terhadap penurunan produksi gabah, meskipun demikian, pihaknya beserta dinas teknis lainnya sudah mencari solusi untuk mengatasi kekeringan tersebut diantaranya dengan meminjamkan pompa air dengan kapasitas 5 – 10 Pk kepada petani serta membuat kolam cadangan air dan waduk di atas sawah. kata Hasan Aminudin Darjo sebagai Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Menurut data yang disampaikan Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ir Muazin menyebutkan beberapa daerah yang sudah terdampak kekeringan antara lain, Aceh Timur seluas 2319 hektare, Aceh Utara seluas 2002 hektare, Aceh Besar seluas 1882 hektare, Lhokseumawe seluas 379 hektare, Aceh Tamian seluas 147 hektare, Nagan Raya seluas 30 hektare, Langsa seluas 8 hektare, Banda Aceh seluas 2,5 hektare. Ir Mukhlis (Kabid Produksi Distanbun Aceh) menyatakan jumlah pompa air yang masih tersedia di gudang Alsintan, Aceh Besar tinggal 3 pompa lagi sedangkan kelompok tani yang memohon pinjaman pompa mencapai puluhan. hal tersebut juga disampaikan oleh Tri Martini (Pegawai Kementan Pusat) setelah meninjau langsung ke Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, berdasarkan data yang diperoleh di daerah seuliuem sekitar 400 hektare tanaman padi terancam kekeringan dan baru sekitar 12 hektare yang sudah ditangani. dirinya akan mengusulkan pemberian bantuan berupa pompa air dengan kapasitas 5 – 10 Pk untuk membantu petani di semua kabupaten /kota di Aceh. (MH)

 

TINGGALKAN BALASAN