“Kunjungan Kerja” keempat di Sulut, Jokowi resmikan lima proyek

0
53

Semaraknews.com, Manado – hari ini adalah hari kedua dimana Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut), Senin (1/4). Dalam kunjungan ini turut hadir Ibu Negara Iriana. Beserta Sekretaris Negara Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. serta didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dan Jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara.

Ini adalah kali keempat Presiden Joko Widodo melakukan kunker ke ujung utara Pulau Sulawesi tersebut. Yang pertama pada tanggal 19 Oktober 2016. Beliau meresmikan bandara Miangas, di Pulau perbatasan di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Yang kedua kalinya pada tanggal 26 Desember 2016 untuk meresmikan sejumlah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Geotermal dan menghadiri Natal Nasional di Tondano.

Dan yang ketiga pada tanggal 15 November 2017 dalam rangka menghadiri acara Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado. Kunjungan kali ini tidak ada unsur kampanye yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. “Presiden akan melakukan tugas kenegaraan menghadiri Konferensi Gereja dan Masyarakat X PGI yang dilaksanakan di Minahasa Utara,” kata Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut Christian Iroth di Manado.

Setelah melakukan kunjungan ke PGI, Presiden Joko Widodo meresmikan proyek yang ada di Sulut. “Dengan mengucap Bismilahirrahmanirrahim, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pagi hari ini saya resmikan yang pertama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung, Sulut. Kedua KEK Morotai Kab Pulau Morotai Prov Malut. Ketiga Maloy Batuta Trans Kalimantan Kab Kutai timur, Kaltim. Keempat Rusun Univ Kristen Tomohon. Kelima Rusun Institut Agama Islam Negeri IAIN Manado. Terima Kasih,” ungkap Jokowi meresmikan kelima proyek.

Dengan diresmikannya kelima proyek tersebut diharapkan membantu perkembangan ekonomi di Indonesia. Terutama dengan diresmikan KEK akan membantu membuka laangan penkerjaan untuk menekan angka pengangguran yang ada. “Peresmian KEK ini agar industri lain, pabrik-pabrik buka di kawasan ini. Jadi diharapkan terbuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. RM

LEAVE A REPLY