KPU Provinsi NTT menyelenggarakan Uji Publik Dapil Pemilu 2019

Kupang, Semarak.news- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTT menyelenggarakan rapat koordinasi untuk uji publik kepada anggota partai politik guna mendapat masukan untuk menetapkan daerah pemilihan (Dapil) pada pemilu 2019 (06/03/2018) di Swis Bellin Hotel Kupang.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe mengucapkan selamat kepada 14 partai politik yang sudah ditetapkan KPU RI sebagai partai politik peserta pemilu 2019.

“Selamat kepada 14 partai politik yang sudah ditetapkan oleh KPU RI sebagai partai politik peserta pemilu. Ini merupakan perjuangan yang luar biasa sehingga menghasilkan buah yang baik pada tahapan pertama ini,” katanya.

KPU NTT wajib melakukan uji publik untuk mendapatkan masukan terkait daerah pemilihan setelah menerima usulan daerah pemilihan dari kabupaten/kota. Pelaksanaan uji publik juga sudah dilakukan di kabupaten/kota sebelum diserahkan kepada KPU NTT.

Pemaparan teknis terkait daerah pemilihan disampaikan oleh Komisioner KPU NTT, Thomas Dohu, rangkaian kegiatan penyampaian informasi penetapan daerah pemilihan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengusulan daerah pemilihan dari KPU kabupaten/kota yang sudah dimulai sejak bulan November 2017.

“Regulasi yang menjadi acuan adalah UU No. 7 Tahun 2017 pasal 194 ayat 5 dan pasal 95 ayat 1 tentang penyusunan Dapil dilakukan oleh KPU Provinsi berkoordinasi dengan KPU Kabupaten/Kota. Proses penyusunan tersebut sudah berlangsung dan sudah dilakukan uji publik sehingga hasilnya sudah dilaporkan ke KPU Provinsi, dan hari ini KPU NTT melakukan uji public,” Kata Thomas.

Dalam rapat dipaparkan kabupaten yang usulan Dapilnya lebih dari satu draft yakni Kabupaten Sikka, Sumba Tengah dan Kabupaten Kupang memiliki 3 usulan draft. Sedangkan untuk kabupaten lain memiliki usulan hanya satu drraft dan telah ditetapkan oleh KPU pusat. Kabupaten Kupang terjadi pertambahan dapil dari 35 kursi menjadi 40 kursi disebabkan pertambahan jumlah penduduk. Pada rapat hanya membahas usulan dapil yang memiliki draft lebih dari satu. (RA)

TINGGALKAN BALASAN