KONI Kab. Banjar: Dana Bonus Atlit Akan Segera Cair

Sumber : google.com

Dana bonus untuk atlit Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kab. Banjar akan segera turun. Dana tersebut berjumlah sekitar Rp2,1 Miliar yang akan dibagi ke 29 cabang olahraga.

Ditemui di kantor KONI Kab. Banjar pada Jumat (23/4), ketua umum KONI Kab. Banjar, Victor Nissan Siregar mengonfirmasi hal tersebut bahwa memang dalam waktu dekat ini dana bonus atlit akan segera cair dan segera disalurkan.

“Saya pastikan untuk bonus atlet akan kita bagikan pada April ini, walaupun tanggalnya masih belum ditentukan, namun saya yakinkan hal tersebut,” Kata Victor.

Besaran bonus akan dibagi berdasarkan perolehan medali para atlit. Atlit yang mendapatkan medali emas akan mendapat Rp 20 juta, medali perak Rp 10 juta dan perunggu Rp 5 juta.

Mendapat Ranking 5 dalam Porprov X Kalsel

Tahun ini, KONI Kab. Banjar dalam Porprov X Kalsel di Tabalong mendapat peringkat 5 dengan perolehan medali emas 31 buah, perak 51 buah, dan perunggu 62 buah.
Terkait prestasi ini, Victor berharap kedepannya dapat lebih meningkat, dengan dibarengi latihan – latihan yang keras. Selain itu, Victor juga mengharapkan adanya pembangunan infrastruktur olahraga yang maksimal untuk meningkatkan kualitas para atlit.

Penyaluran Harus Sesuai Aturan

Jika dilihat dari jadwal penyaluran dana bonus atlit pada April 2018 ini, sebenarnya KONI Kab. Banjar terhitung terlambat, karena dana bonus seharusnya sudah cair pada awal bulan. Namun, penyebab keterlambatan ini sudah dijelaskan oleh sekretaris KONI Kab. Banjar, H. Supardi.

Beliau menjelaskan bahwa salah satu penyebab keterlambatan ini adalah karena proses birokrasi yang harus melalui beberapa tahapan. Namun, di sisi lain, tahapan – tahapan tersebut harus tetap dilakukan untuk menghindari permasalahan yang mungkin saja terjadi, terutama pada proses administrasi dana bonus.

“Menurut saya, karena ini merupakan dana hibah makanya memerlukan berbagai macam proses dan kebijakan lainnya yang harus ditempuh, seperti kebijakan harus melalui sidang tim yang selanjutnya akan mengelurkan surat Naskah Perjanian Hibah Daerah (NPHD), sebenarnya tidak diperlambat, namun jalurnya saja harus seperti itu,” jelas Supardi.

Dana bonus atlit sangat penting dalam rangka memicu semangat para atlit untuk berprestasi, namun proses pencairan dan penyalurannya harus tetap sesuai aturan dan jangan sampai terjadi kasus – kasus yang tidak diinginkan seperti praktik KKN dalam penyaluran dana bonus atlit di Kab. Banjar ini. (TN)

TINGGALKAN BALASAN