KOMPAS 02 M16 Riau Peringati Hari Pahlawan dengan Ziarah TMP

Ziarah KOMPAS 02 M16 Riau di TMP Kusuma Dharma Pekanbaru, Sabtu (10/11/2018)[Foto: Eka]

Pekanbaru, Semarak.News – Komunitas Pendukung Prabowo Sandi (Kompas) 02 M16 Riau adalah salah satu relawan pendukung Prabowo Sandi yang resmi dideklarasikan pada 17 Oktober 2018 di Cianjur, Jawa Barat.

Disebut Kompas 02 M16 karena berpusat di Jalan Melawai Nomor 16, Jakarta Selatan tepatnya di Posko Pemenangan Sandiaga Uno yang telah berdiri sejak Sandi mencalonkan diri menjadi Wagub DKI Jakarta.

Yang membedakan Kompas 02 M16 dengan relawan pendukung Prabowo Sandi lainnya adalah berada langsung dibawah naungan Sandiaga Uno sebagai dewan pembina pusatnya.

“Perbedaan Kompas 02 M16 dengan relawan pendukung Prabowo Sandi lainnya adalah berada dibawah naungan/terkoneksi Sandiaga Uno langsung dan Sandi juga termasuk pembina pusat Kompas 02 M16. Ada beberapa organisasi relawan lainnya seperti Rumah Sandi Uno Indonesia (RSI) namun kita hanya fokus pada bagian masing-masing.” Ujar Ketua DPW Kompas 02 M16 Riau, FA Anton kepada Semarak.News, Sabtu (10/11/2018) disela-sela acara tabur bunga yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma Pekanbaru.

Momen peringatan Hari Pahlawan ini dijadikan Kompas 02 M16 Riau untuk menambah semangat juang Kompas 02 M16 Riau dan jajarannya untuk memenangkan Parabowo Sandi sebagai Presiden RI 2019-2024.

“Pada momen ini kami ingin memperkenalkan Kompas 02 M16 secara lebih luas kepada masyarakat Riau khususnya dan menambah semangat untuk memenangkan Prabowo Sandi.” Imbuh Anton.

Sebagai tim pemenangan Prabowo Sandi, Kompas 02 M16 juga memiliki target suara minimal 85% dengan sasaran utama kaum milenial di Provinsi Riau. Kaum milenial tidak terbatas soal umur namun ada beberapa kriteria yang bisa mengategorikan seseorang termasuk kaum milenial.

“Ciri-ciri kaum milineal adalah orang yang berpikir objektif, berpikir kekinian, berpikir jujur, dan berpikir realistis. Kaum milenial tidak terbatas umur, syaratnya hidup kekinian dan berpikir objektif, realistis, jujur dan sarat keilmuan.” Kata Dewan Pembina Kompas 02 M16 Riau, Irwan S. Tanjung, SH., MH.

Menurut Irwan kaum milenial harus paham terhadap pembicaraan yang tidak riil atau tidak bisa dibuktikan, sehingga tidak mudah dibodohi.

“Saat ini banyak pembodohan, jangan sampai tempurung dikatakan emas. Kita tidak hidup di alam gaib, tidak utopis, tidak lebay. Bagaimana bisa dikatakan sontoloyo dan genderuwo itu kan kata-kata yang tidak bisa dibuktikan. Kaum milenial harusnya berpikir ini pembicaraan yang tidak riil.” Ungkapnya.

Ia juga menyinggung terkait program mobil Esemka Joko Widodo yang dikatakan gaib seperti genderuwo karena tidak ada wujudnya hingga saat ini.

“Makanya wajar kalau ada mobil Esemka itu, mobil yang tidak ada wujud nyatanya sehingga bisa dikatakan mobil gaib. Sehingga pembicaraan-pembicaraan gaib pun keluar seperti sontoloyo dan genderuwo.” Tandasnya.

Dengan semangat Hari Pahlawan DPW Kompas 02 M16 Riau mengakui akan terus berjuang dan bersatu untuk memenangkan Prabowo Sandi dengan hal-hal yang positif demi menjaga keutuhan NKRI. (WE)

TINGGALKAN BALASAN