Upaya mediasi yang dilakukan oleh massa Aksi, UPT Dikpora Kec. Bolo dan Polsek Bolo (Foto : Semarak.news)

Semarak.news, Bima – Puluhan anggota KOMPAK NTB, FP2S, ALPA Bima dan LATSKAR NTB menggelar aksi di depan KUPT Dikpora, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima (19/03/2018). Aksi tersebut bertujuan untuk menuntut penyelewengan wewenang dan jabatan oleh Kepala SDN 3 Sila, Hajjah Rahma.

“Kami disini untuk menuntut penyalahgunaan wewenang dan jabatan oleh Kepala SDN 3 Sila yang telah menonaktifkan guru SDN 3 Sila, Muhdar .A, Ma.Pd secara sepihak, tanpa ada surat pemberhentian pegawai dari Bupati Bima ataupun Dikpora Bima.” teriak Al Azwar Annas (Korlap) saat melakukan orasi.

Selain itu, Kepala SDN 3 Sila telah menolak panggilan dari UPT Dikpora Kec.Bolo terkait penonaktifan tugas salah satu guru olahraga di SDN 3 Sila secara sepihak oleh Kepala SDN 3 Sila tanpa koordinasi dengan Bupati dan Dikpora Kab. Bima tersebut.

Dalam aksi tersebut, disampaikan juga pelanggaran lain yang dilakukan oleh Kepala SDN 3 Sila, yakni Kepala SDN 3 Sila telah melanggar Instruksi Presiden No.7 Tahun 2014 tentang Kartu Indonesia Pintar (KIP), karena telah mengurangi dana bantuan pemerintah untuk Kartu Indonesia Pintar yang diputuskan secara sepihak oleh Kepala Sekolah SDN 3 Sila, tanpa berkoordinasi dengan Wali murid, Komite Sekolah, dan UPT Dikpora Kecamatan Bolo.

“Sudah jelas disampaikan dalam Instruksi Presiden No.7 Tahun 2015 tentang regulasi dan anggaran dana KIP, dan instruksi tersebut masih berlaku hingga saat ini dan belum ada peruabahan.” tegas Agus Setiawan, Ketua FP2S.

Aksi ini diakhiri dengan upaya mediasi para massa aksi dengan pihak kepolisian, UPT Dikpora Kec. Bolo, dan Kepala SDN 3 Sila. Namun dalam mediasi tersebut terkendala karena tidak hadirnya pihak Kepala SDN 3 Sila. Proses mediasi tetap dilanjutkan oleh massa aksi, Kepolisian, dan UPT Dikpora Kec. Bolo dan telah muncul kesepakatan antara peserta mediasi bahwa pihak UPT Dikpora akan langsung melakukan klarifikasi dan memberikan tindakan tegas kepada Kepala SDN 3 Sila dalam jangka waktu 3 hari. (HA)

 

 

TINGGALKAN BALASAN