Kerja Keras KPU Jabar Demi Pilkada Jabar 2018 Aman dan Sukses

Bandung, Semarak.News – Sekarang ini tingkat kerawanan Pilkada Jabar tahun 2018 telah turun ke peringkat 13 dari 17 daerah yang mengadakan Pilkada Serentak. Penurunan tingkat kerawanan ini dikarenakan kinerja KPU jabar yang didukung oleh instansi terkait yang berkerja secara maksimal. Sehingga dapat menangkal dan menghindari semua potensi kerawanan yang ada. Yang pada ahirnya dapat meningkatkan keamanan dari terhadap Pilkada yang sedang berlangsung. “sekarang ini peringkat kerawanan daerah jabar dalam menghadapi Pilkada 2018 sudah turun ke urutan 13 dari 17” kata Endun Abdul Haq, MPd selaku Komisioner KPU Jabar Divisi Teknis dalam wawancara di KPU Jabar, Jln Garut No11, Bandung.

Endun menekankan bahwa Pilkada Jabar tahun 2018 akan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah dijadwalkan. Hal satu-satunya yang dapat menggagu jadwal pilkada adalah bencana alam, dan semoga saja hal ini tidak terjadi saat proses pilkada. Selanjutnya pihak KPU telah berkerja sama dengan segala instansi terkait untuk mewujudkan Pilkada Jabar yang aman. Seperti TNI dan Polri yang telah mendeklarasikan bahwa pihaknya akan netral dalam pilkada dan telah memerintahkan setiap prajuritnya untuk menjaga keamanan. Endun menekankan bahwa tidak akan ada angota TNI, Polri dan ASN yang memihak terhadap pasangan calon yang ada. “kami telah beroordinasi dengan pihak TNI, Polri dan ASN agar mereka nertral dalam pilkada kali ini” tambahnya.

Saat ini KPU Jabar tengah dengan gencar-gencarnya melakukan sosialisasi terhadap setiap golongan dan kelompok masyarakat terkait Pilkada. Mulai dari pemilih pemula yang kebanyakan berasal dari murit SMA dan juga mahasiswa, termasuk didalamnya adalah kalangan yang mempunyai disablelitas.  Pemilihan sosialisasi ke pemilih pemula dikarenakan mereka belum berpengalaman dan belum mengerti betul bagaimana politik ini dapat menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar. Disamping itu bagi mereka yang memiliki disablelitas tetap diberikan sosialisasi karena mereka juga memiliki hak untu memilih. Mereka disiapkan dengan peralatan khusus yang telah disiapkan oleh pihak PKU selaku pelaksana Pilkada. “kami mengadakan sosialisasi hampir setiap hari, dengan target yang bermacam-macam. Terutama kepada pemilih pemula dan penyandang disablelitas. Ya karena mereka memiliki jumlah suara yang cukup besar dan tetap memiliki hak untuk memulih” pungkasnya. [SKW]

TINGGALKAN BALASAN