Kenalkan Budaya Lewat Wastra Borneo

Banjarbaru, semarak.news – Pagi hari ini (25/4) suasana Museum Lambung Mangkurat tak seperti hari bisanya yang hanya dipadati oleh pengunjung wisatawan yang mayoritas dari anak-anak sekolahan, tapi kali ini dipadati pula oleh banyak orang dewasa dengan menggunakan dresscode sasirangan.

Yak, hari ini memang telah dilaksanakan pembukaan pameran Wastra Borneo di area parkir Museum Lambung Mangkurat, Kota Banjarbaru. Pameran ini diikuti oleh museum-museum seluruh Borneo seperti Museum Brunei Darussalam, Museum Serawak Malaysia, Museum Kalimantan Barat, Museum Kalimantan Timur, Museum Kalimantan Barat, Museum Kapuas Raya dan Museum Ronggo Warsito, serta juga dari Museum Batik Pekalongan. Acara dibuka oleh H. Siswansyah, S.H., M.H. selaku Asisten Bidang Pemerintah Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai perwakilan Gubernur Kalimantan Selatan yang sedang berhalangan hadir.

Bagi masyarakat awam, kata “wastra” memang masih asing terdengar di telinga, namun perlu diketahui bahwa wastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta yang memiliki arti selembar kain (sandangan). Saat ini penggunaan kata wastra mulai dikenalkan kembali untuk mewakili nama kain tradisional Indonesia. Wastra adalah kain tradisional Indonesia yang memiliki makna dan simbol tersendiri dengan matra tradisional setempat yang mengacu kepada dimensi seperti warna, ukuran panjang atau lebar. Dengan demikian arti wastra adalah bukan sekedar kain biasa, namun kain yang sarat makna.

Dr. Hari Widiyanto, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan bahwa didalam sebuah wastra dapat dilihat bagaimana sebuah tradisi yang sudah lama akan dijabarkan, dimana disetiap simbol-simbol memiliki arti yang berbeda, sehingga dengan ikut sertanya negara-negara sahabat dapat dilihat bagaimana adanya perbedaan-perbedaan dan kesamaan dalam satu rumpun budaya ini dapat berbicara.

Pesan yang disampaikan oleh H. Siswansyah, S.H., M.H. dalam sambutannya terkait bagaimana kita sebagai masyarakat Indonesia wajib untuk menjaga seluruh kelestarian budaya yang ada di Indonesia beserta negara sahabat guna meminimalisir adanya pertentangan yang nantinya akan menimbulkan permusuhan antar negara, jadikan keberagaan budaya yang ada sebagai pemersatu suluruh aspek masyarakat yang ada.

 

 

 

TINGGALKAN BALASAN