Kelompok Stadi Kader : Tidak Ada Satu Agama yang Mengajarkan Umatnya untuk Melakukan Teror dan Kekerasan

Bandar Lampung, Semarak.News – Pagi tadi (14/05) kembali terjadi ledakan di Mapolresta Surabaya setelah kemarin terjadi di 3 gereja. Peledakan ini dilakukan oleh pasangan suami istri dengan mengendarai sepeda motor. Peristiwa ini cukup mengejutkan masyarakat, khususnya warga Surabaya.

Hingga saat ini belum diketahui jaringan teroris mana yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.  Hal ini jelas tindakan yang sangat tidak manusiawi, tidak ada satu pun agama yang mengajarkan umatnya untuk melakukan teror dan kekerasan.

Kelompok Studi Kader atau yang lebih dikenal dengan KLASIKA Lampung yang diwakilkan oleh Chepry Chaeruman Hutabarat mengucapkan turut  berduka cita yang sedalamnya atas peristiwa teror bom yang dilakukan. Kelompok ini Mengecam keras segala bentuk tindak teror yang dilakukan kelompok tak bertanggungjawab dengan motif dan latar belakang apapun apalagi mengatasnamakan agama.

Di Lampung kelompok Studi Kader juga menghimbaukan kepada seluruh masyarakat waspada dan melawan segala tindak terorisme dan mengatakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut dan tetap tenang atas kasus yang terjadi.

Dalam hal ini instansi negara TNI, POLRI dan MENKUMHAM untuk bertindak cepat dan tegas dalam menyelesaikan kasus tersebut. DPR RI harus segera mengesahkan UU Terorisme demi mewujudkan rasa aman dan ketertiban umum.

Kelompok ini juga meminta kepada semua pihak untuk berhenti berfikir konspiratif, picik dan tidak manusiawi dengan menganggap kejadian ini bagian dari pengalihan isu, karena ini merupakan persoalan nyawa orang banyak dan sudah menimbulkan korban jiwa. (RYA)

TINGGALKAN BALASAN