Kalsel: Tiga Perda Baru Siap Menjadi Payung Hukum

 Banjarmasin,semarak.news – Pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin (09/04) dipimpin langsung oleh Asbullah SH yang merupakan wakil ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan didampingi oleh Burhanuddin selaku Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Rapat Paripurna tersebut memiliki 3 Agenda yaitu Pengambilan Keputusan DPRD Prov. Kalsel terhadap 3 (tiga) Raperda menjadi Perda Prov. Kalsel yaitu Raperda Penyelenggaraan Ketenagalistrikan, Revolusi Hijau dan Pengelolaan Sampah, Penjelasan Pimpinan Komisi I selaku Pengusul Raperda tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum, Pendapat Akhir Kepala Daerah Atas Pengambilan Keputusan 3 (tiga) buah Raperda Menjadi Perda.

Pertama-tama rapat diawali dengan laporan akhir dari setiap pansus yang disampaikan oleh ketua masing-masing pansus yaitu, Fikri sebagai ketua pansus yang membahas Raperda tentang Ketenagalistrikan. Karlie Hanafi Kalianda sebagai ketua pansus yang membahas Raperda tentang Revolusi Hijau. Dan Surinto sebagai ketua pansus yang membahas tentang Pengelolaan Sampah. Dalam penyampaian laporan akhir tersebut mereka juga menyampaikan saran terkait Perda baru yang akan berlaku tersebut.

Selanjutnya pengambilan keputusan dewan yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Prov. Kalsel dan setelah itu peserta rapat mengikuti dengan tepuk tanga. Perda baru tersebut diberi nama Perda No. 15, 16 dan 17.

Selain itu dalam rapat Kamariatul Herlina SE (Komisi I) juga menyampaikan penjelasan terkait usulan Raperda tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Dan agenda terakhir dalam rapat yaitu Rudi Resnawan sebagai Wakil Gubernur Kalsel menyampaikan pendapatnya yang berisi ucapan syukur karena telah disetujuinya Raperda menjadi Perda. Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga dapat terwujudnya Perda yang baru ini. Perda merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan. [BMN]

TINGGALKAN BALASAN