Kalimanatan Selatan: Bijak Menyikapi Pupuk Bersubsidi

sumber: Semarak News

Indonesia patut unggul dalam ketahanan pangan mengingat melimpah-ruahnya sumber daya alam yang ada. Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional sesuai dengan Nawacita yang dicanangkan Presiden Jokowi berbagai aspek perlu diperhatikan. Mulai dari sarana hingga prasarana produksi, dalam hal ini lebih difokuskan pada produksi pertanian. Pupuk adalah salah satu faktor sarana produksi yang sangat penting dalam peningkatan produktivitas dan produksi.

Berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah salah satunya yaitu kebijakan pemberian subsidi harga pupuk bagi petani. Permasalahannya adalah petani sering mengeluhkan bahwa pupuk bersubsidi sulit untuk didapatkan. Sebelum berpikir mari kita lihat lebih jauh lagi.

Pemerintah memberi kebijakan subsidi harga pupuk bagi petani tentu saja ada persyaratanya. Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi ada mekanisme yang harus dilalui terlebih dulu oleh para petani. Petani harus terlebih dulu masuk dalam daftar rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang diajukan kelompok tani.

Apasih itu RDKK?. Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok tani (RDKK) adalah pesanan kelompok tani terhadap sarana produksi pertanian dan biaya lainnya untuk satu musim tanam. Sebagai hasil dari musyawarah Kelompok tani yang memuat jenis, jumlah, jadwal waktu yang dibutuhkan dan sumber dana untuk pembeliannya (baik swadana atau kredit). RDKK berlaku untuk satu tahun yang disusun berdasarkan kesepakatan kerjasama sebagai hasil dari musyawarah kelompok tani.

RDKK berisi kegiatan kelompok tani dalam melaksanakan usaha taninya yang memuat data kelompok tani, sasaran areal dan produktivitas intensifikasi, rencana kebutuhan sarana produksi, modal usaha dan jadwal kegiatan, serta pelaksana/penanggung jawab kegiatan, dan Iain-lain yang mengikat semua anggota kelompok tani.

Mekanisme RDKK, kebutuhan pupuk bersubsidi bagi kelompoktani disusun berdasarkan luasan, jenis tanaman melalui musyawarah yg dipimpin oleh ketua kelompoktani tersusun dlm RDĶK dan didampingi penyuluhm pendamping. usulan RDKK dr Kelompok direkap scr berjenjàng mulai dr tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota dan propinsi. Dari propinsi ke pusat. sehingga dari pusat akan mengeluarkan kuota tiap propinsi. Jadi hanya petani yang tergabung dalam RDKK yang bisa mendapat pupuk bersubsidi.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Seksi Pupuk, Pestisida, Alat, dan Mesin Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan, Hotni Elfrida.

“Penerima pupuk bersubsidi sebelumnya harus tergabung kedalam kelompok tani yang memiliki RDKK, itupun dibatasi hanya 2 hektar,” ujarnya. (16/03)

Permasalahan yang sering muncul yaitu terkadang ada petani mampu namun ingin ikut membeli pupuk bersubsidi. Sehingga saat petani ingin mencari pupuk bersubsidi tidak bisa menemukan. Hal ini menimbulkan asumsi di masyarakat bahwa pupuk sedang langka dan susah ditemukan. Hal itu tentu saja tidak boleh dikarenakan subsidi hanya diberikan pada petani yang sudah dlm RDKK.

“Supaya tidak dibilang langka, kalo bisa petani yang mampu ada kesadaran untuk tidak ikut membeli pupuk bersubsidi. Kita sama-sama membantu petani yang benar-benar membutuhkan,” sambung Hotni.

Tentu saja berusaha menjamin dan memastikan bahwa bantuan pemerintah dapat tersalur dengan tepat. Untuk itu masyarakat juga perlu bijak dalam menyikapi pupuk bersubsidi ini.
Petani yang sudah kaya (mampu) dihimbau agar berbagi rejeki dengan petani yang kurang mampu.

“Kalo perlu petani yang kaya supaya ditaruhlah orang buat menggarap taninya” ucap Hotni.

Saat ini pemerintah juga memaksimalkan pupuk bersubsidi dengan rencana pengadaan Kartu Tani. Di Kalimantan Selatan baru akan diadakan sosialisasi yang rencananya akan diadakan di masing-masing kabupaten. Rentang waktu dari Maret hingga April mendatang.

“Kartu Tani sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi oleh petani di pengecer resmi. Sistemnya seperti kartu ATM yang tinggal digesek. Dengan demikian penyaluran pupuk bersubsidi akan lebih terjamin dan tepat sasaran bagi para petani yg berhak menerima” Tutup Ibu Kepala Seksi Pupuk Pestisida dan Alsintan. (HCA)

TINGGALKAN BALASAN