Jaringan Mahasiswa Pejuang (JMP) Surabaya Melakukan Aksi Unjuk Rasa Menolak RUU MD3 di Kantor DPRD Kota Surabaya

Aksi Unjuk Rasa JMP Surabaya di Kantor DPRD Kota Surabaya (Foto: Robinsar/semarak.news)

Surabaya, semarak.news – Sebanyak lebih kurang 150 mahasiswa yang tergabung ke dalam beberapa OKP di Kota Surabaya melakukan aksi unjuk rasa terkait penolakan terhadap Revisi Undang Undang No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau yang lebih dikenal dengan RUU MD3 di depan Kantor DPRD Kota Surabaya. (26/2/2018)
Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB ini diikuti oleh beberapa organisasi kepemudaan, antara lain Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Surabaya – Sanctus Lucas, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Kesatuan Aksi Mahasiswa UNTAG’45 Surabaya Pro Rakyat (KAMUS PR).
Peserta aksi sempat melakukan aksi tidur untuk memboikot jalan raya yang mengakibatkan Jl. Yos Sudarso mengalami kemacetan sehingga memaksa aparat kepolisian yang berjaga membubarkan aksi dengan cara menyeret para mahasiswa dan mengamankan salah seorang Korlap dari PMKRI atas nama Esradus.
Tidak lama berselang, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Masduki Toha menemui peserta aksi dan melakukan dialog. Para peserta aksi memaksa Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya tersebut untuk menandatangani spanduk yang berisi penolakan terhadap RUU MD3 dengan mengatasnamakan DPRD Kota Surabaya, hal tersebut ditolak dan beliau kembali ke dalam Kantor DPRD Kota Surabaya.
Sementara itu, aksi kembali berlanjut dengan masing – masing perwakilan bergantian melakukan orasi. Sempat terjadi kericuhan kembali, dimana peserta aksi yang kembali hendak memblokir jalan dibubarkan dengan paksa oleh aparat keamanan. (RH)

TINGGALKAN BALASAN