Indonesia Ikuti Latihan Tempur Cobra Gold 2018

Bangkok, Semarak.news—Latihan tempur gabungan Cobra Gold 2018 berlangsung semenjak 13-23 Februari 2018. Program ini selenggarakan oleh Kerajaan Thailand semenjak 1981 serta pelaksanaannya diambil alih oleh Royal Thai Army dan  Tendara Amerika. Indonesia termasuk di dalamnya.

Tujuan pelatihan gabungan ini selain meningkatkn kemampuan tempur juga untuk melakukan misi perdamaian dunia. Hal ini juga terlihat dalam sela-sela aktifitas latihan di mana para prajurit mengunjungi panti asuhan dan melakukan kegiatan sosial lainnya.

Selain Thailand dan kedua negara tersebut, Indonesia, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Cina juga berpartisipasi. Lalu ada 10 negera pengamat: Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Myanmar, Vietnam, Jerman, Pakistan, Sri Lanka, Brazil, dan Swedia.

Total terdapat enam kapal perang, 34 kendaran tempur amfibi, dan 86 pesawat tempur yang digunakan untuk latihan.

Meskipun sedang menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin, Korea Selatan juga turut berpartisipasi. Korsel yang mulai bergabung pada 2010, tahun ini mengirim 430 marinir untuk bergabung dalam latihan penyerbuan amfibi di pusat pelatihan militer, Sattahip Royal Thai Marine Corps Base, Provinsi Chonburi. Sedangkan Amerika Serikat mengirim 6.800 tentara.

Dikutip dari Puspen Mabes TNI, Indonesia sendiri mengirim 51 delegasi dan dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Robert Hasudungan Marpaung. Rombongan untuk mengikuti program Senior Leadership Seminar TTX and Health SymposiumHADR and Health SymposiumMultinational Component ForceStaff Exercise (Staffex), Engineering Civic Action Program (ENCAP), dan Combined Arms Live Fire Exercise (Calfex). (MDZ)

TINGGALKAN BALASAN