Indonesia Darurat Narkoba, Wantimpres dan Pemprov Riau Gelar Diskusi

Wantimpres adakan diskusi dengan Pemprov Riau mengenai bahaya narkoba
Diskusi Wantimpres (sunber: istimewa)

Pekanbaru, Semarak.News – Dewan pertimbangan Presiden (Wantimpres) hari Selasa (25/9) mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam rangka mengadakan diskusi mengenai fungsi pertahanan keamanan dan optimalisasi penanggulangan narkoba. Diskusi tersebut dilakukan di Ruang Rapat Melati Gedung Pemerintahan Gubernur Riau.

Acara ini di hadiri oleh sekitar 100 orang. Diantaranya PLT Gubernur Provinsi Riau, Sekda Riau, Wantimpres, Forkopimda, dan Danlanal Riau. Selain itu rapat ini juga di hadiri oleh berbagai perwakilan Universitas di Riau dan berbagai Forum Masyarakat Riau.

Diskusi dengan tema “Upaya Optimalisasi Penanggulangan Bahaya Narkoba” ini dipimpin oleh Mayjen TNI I Gusti Putu Buana. Dalam pembukaannya, Putu mengatakan saat ini Indonesia sedang darurat narkoba.

“Narkoba akan merusak generasi muda Indonesia” kata Putu. Dirinya juga mengatakan 50 orang remaja Indonesia meninggal setiap hari karna narkoba.

Perwakilan Paguyuban Mitra Riau, Fahri, menyarankan agar selain penyuluhan pada anak, juga dilakukan penyuluhan bahaya narkoba kepada orang tua.

Sementara itu, salah seorang PNS Riau bernama Huimiarti mengatakan bahwa hukuman mati harus diberikan.

Lain lagi menurut Perwakilan Forum Pembaruan Kebangsaan, Djaelani, dirinya mengatakan bahwa hukuman sosial harus di terapkan.

Selain itu, PBNU Riau, Abdul Wahid mengatakan bahwa Indonesia harus memutuskan hubungan bilateral dengan negara pemasok narkoba. Selain itu, negara harus mendeklarasikan keadaan darurat narkoba. Harapannya agar semua lini serentak menjaga Negara Indonesia dari bahaya narkoba.

Diskusi berjalan kondusif dengan berbagai respon positif dari berbagai perwakilan yang hadir. (CS) 

TINGGALKAN BALASAN