Mei 28, 2022

Semarak News

Temukan semua artikel terbaru dan tonton acara TV, laporan, dan podcast terkait Indonesia di

Indeks Harga Konsumen Indonesia: Tekanan inflasi meningkat, haruskah kita mengendalikan dampaknya?

Aset Indonesia diperkirakan akan berada di bawah tekanan karena penghematan yang parah di Amerika Serikat (Federal Reserve – sesuai dengan ekspektasi pasar – menaikkan suku bunga acuan menjadi 0,50 persen setelah pertemuan kebijakannya berakhir 4 Mei 2022). terkejut.

Berdasarkan data terakhir dari Badan Pusat Statistik (Statistik Patan Pusat, Atau BPS), yang dirilis pada 9 Mei 2022, menunjukkan bahwa inflasi Indonesia pada April 2022 adalah 0,95 persen per bulan (m / m), menunjukkan bahwa angka tahunan (y / y) naik menjadi 3,47 persen. . Berdasarkan survei Bank Sentral (Bank Indonesia) yang dilakukan pada minggu ketiga April 2022, kami memperkirakan tingkat inflasi tahunan pada April 2022 berada di sekitar 3,20 persen (y/y).

Pertanyaan kuncinya sekarang adalah: Akankah inflasi Indonesia mereda dari dampak Ramadhan-on-Fitr dari Mei 2022 dan dampak kenaikan pajak pertambahan nilai (menunjukkan bahwa kita hanya menghadapi tekanan sementara), atau apakah tekanan inflasi baru-baru ini juga sangat dipengaruhi oleh inflasi impor? Jika tekanan inflasi ini sangat asing, kita harus menyalahkan mereka atas perang Rusia-Ukraina. Perang mendorong harga energi selama bertahun-tahun, menekan segala sesuatu yang diproduksi (dan diimpor ke Indonesia) untuk dianggap sebagai ‘bahan mentah’ penting untuk produksi energi.

[…]

Demikian pengantar artikel ini. Hubungi kami untuk membeli artikel lengkap. Anda dapat menghubungi kami melalui email [email protected] Atau pesan ke +62.882.9875.1125 (termasuk WhatsApp).

Membahas

READ  Mengapa Indonesia melarang ekspor minyak sawit - Dubes