INASGOC Diduga Telat Melakukan Pembayaran Sukarelawan Asian Games 2018

Jakarta,Semarak.news- Sukses dan meriahnya Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, ternyata meninggalkan beberapa permasalahan yang harus segera di selesaikan. Dan juga pada saat ini sudah seharusnya fokus untuk Asian Para Games 2018. permasalahannya ialah menunggaknya salah satu kewajiban INASGOC untuk membayar para sukarelawan Asian Games 2018.

Permasalahan ini bermula oleh akun @dimassag_ yang mengaku sebagai volunter Asian Games 2018. Dia menyatakan bahwa, dia belum menerima uang makan dan transportasi dari pekerjaannya di Asian Games 2018.

Sekretaris Jenderal INASGOC, Eris Heriyanto, mengugkapkan bahwa hal ini disebabkan oleh adanya urusan administrasi yang masih belum beres. Purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Udara ini pun memohon untuk seluruh pihak untuk bersabar dan tidak memperbesar masalah ini.

Sedangkan oleh Kepala Human Resources and Volunteer INASGOC, Pusparani Hasjim, mengatakan penyebab keterlambatan pembayaran disebabkan masih adanya masalah pada sistem absensi. Prosedur absensi yang banyak, yang menyebabkan perlunya waktu yang lebih lama.

Didalam proses absensi ini terdapat beberapa metode untuk pembayaran sukarelawan. Mereka para didata berdasarkan terminnya. contoh kasusnya, jika dia kerja lima hari, maka absensi mereka itu dibawa ke white house (Wisma Serba Guna) untuk dihitung dan dicek, setelah tiga hari, lalu diberikan ke bagian keuangan, yaitu KPPN (Kantor Pelayanan Pajak Negara), kemudian dicairkan melalui bank terkait. Tergantung dia sukarelawan di bagian mana.

Jadi jika ada yang belum dapat mungkin sukarelawan bekerja bukan 18 hari, tapi lebih dari itu. Mungkin Karena area dan departemennya membutuhkan dia sehingga termin pembayarannya pun lebih dari itu. Malah termin keempat saja baru diserahkan ke kekuangan pada 17 Sepetember ini. Jadi baru nanti cairnya,” katanya.

Pusparani menegaskan bahwa masalah ini bukan keterlambatan. Para sukarelawan pun telah dijelaskan soal sistem pembayaran tersebut. Hanya saja mungkin ada beberapa pihak yang kurang menyimak mengenai pembayaran ini. Terlambat mungkin berasal dari absensi di departemen tertentu. Pusparani mengaku bahwa Inasgoc bukan melempar masalah ini, tetapi uang berasal dari pemerintah, sehingga administrasi harus diutamakan agar tidak terjadi kesalahan. Pusparani pun mengatakan bahwa para sukarelawan mungkin sudah tahu, tapi ada segelintir orang yang kurang menyimak dan justru malah berkoar Рkoar mengenai masalah ini, yang menyebabkan masalah ini menjadi menyebar luas. (NCW)

TINGGALKAN BALASAN