IMM Batam : KPU Harus Objektif

Komisi Pemilihan Umum

Batam, Semarak.News – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Batam melakukan penolakan terhadap salah seorang calon anggota KPU Batam, Senin (23/4/2018). Penolakan tersebut dilakukan berdasarkan track record yang dimiliki salah satu calon anggota KPU atas nama Jernih MS dianggap buruk sehingga tidak cocok apabila menjadi salah seorang anggota KPU Batam.

Dalam sikap pernyataan oleh Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Batam, Ryan Arif, menyatakan bahwa Keputusan Timsel KPU Batam yang meloloskan nama calon KPU dinilai bertentangan dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Ryan Arif menyatakan bahwa, “Keputusan Timsel KPU Batam yang meloloskan 10 (Sepuluh) nama kami nilai bertentangan dengan PKPU No.7 Pasal 5 Ayat 1 Huruf d yang berbunyi setiap calon KPU kab/Kota harus mempunyai integritas, kepribadian yang kuat, jujur dan adil”, tuturnya

Pada pelaksanaan Pemilu 2014, terdapat beberapa Komisioner KPU yang diberhentikan karena gagal dalam menjalankan tugas dalam tahapan perhitungan Suara. Hal tersebut tentu menyebabkan KPU dipandang buruk oleh masyarakat.

Ryan menambahkan, ”Berangkat dari Pelaksanaan Pemilu 2014, Sdri JERNIH bersama 4 Komisoner lainya pernah Diberhentikan Sementara oleh KPU Provinsi Kepri melalui Surat Perkara Nomor : 47/KPS/KPU-Prov-031/2014 karena dianggap GAGAL melaksanakan Tahapan Rekapitulasi Penghitungan”, ujarnya. Ketua Umum IMM Batam tersebut.

Selain itu, Ryan juga berpendapat bahwa hal tersebut merupakan suatu kejanggalan apabila ada salah seorang yang memilki kesalahan pada masa lalu, masih diloloskan untuk mengemban tugas yang sama. Sehingga dapat dikatakan dalam pemilihan anggota KPU Kepri bersifat tidak objektif

“Menjadi satu kejanggalan bagi kami jika Timsel KPU Kota Batam yang diamanahkan untuk menyeleksi Calon Anggota KPU Kota Batam yg berIntegritas, justru Rerekomendasikan orang yang nyata-nyata tidak berIntegritas. Kami menilai Timsel sudah tidak bisa bersikap objektif, sarat dengan kepentingan dan melabrak aturan yg diamahkan”, ujar Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah tersebut. [N]

 

 

TINGGALKAN BALASAN