Hujan Tidak Menjadi Alasan Bagi Para Shaolin

Para Shaolin Bersiap untuk Menampilkan Keterampilannya di Kota Manado

27 bocah sakti asal Perguruan Shaolin Selatan, Putian, Provinsi Fujian, Negeri Tirai Bambu, Tiongkok hadir di Kota Manado dengan membawa ilmu beladiri khas Bruce Lee, Selasa(6/3) dengan julukan shaolin mereka menampilkan aksi-aksi yang sangat memukau dan mengundang adrenalin. Dibawah guyuran hujan malam hari di Kota Manado para bocah sakti tetap beraksi menghibur masyarakat Kota Manado yang rela menantikan pertunjukan mereka mulai dari sore hari hingga hujan membasahi God Bless Park di Jl. Pierre Tandean, Kota Manado.

“Acara ini merupakan inkulturasi budaya sebagai wujud keberagaman budaya Indonesia terutama budaya Sulawesi Utara”, kata GM Tribun Manado Risdianto Tunadi.

Para Shaolin hadir di Kota Manado berkat kerjasama Media Massa Tribun Manado dengan Pemerintah Daerah dan Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) dalam meningkatkan daya tarik wisatawan asing untuk hadir di Kota Manado.

Menurut ketua rombongan shaolin Fujian Gong Sang mengungkapkan bahwa dirinya sangat terkesan karena bisa datang ke Kota Manado yang terkenal karena memiliki banyak pohon kelapa dan mutiara-mutiara dari timur. Begitu juga dengannya yang datang dari kota yang terkenal dengan wushunya yang sudah berdiri sekitar 1500 tahun yang lalu. Bruce Lee merupakan aktor wushu yang terkenal, wushu sendiri adalah warisan yang tetap dikenang dan dilestarikan di China, wushu tidak mengenal ras dan agama, serta wushu tercipta dari gerakan yang ada di alam menyerupai binatang dan seperti angin. Ungkapnya dalam bahasa China yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh penerjemah.

International Shaolin Show Kota Manado diawali dengan penampilan budaya-budaya lokal dan budaya Tionghoa seperti Barongsai, Tarian Tri Dharma, Tarian Masamper, Wing Chun Sulut, Tarian Kabasaran, Tarian Oriental LPTG serta penampilan artis ibukota Sandro Tobing.

“Kita harus banyak membuat event di Kota Manado agar dapat mendukung kebijakan Gubernur Sulawesi Utara yang telah membuka jalur pariwisata asing di Sulawesi Utara terutama Kota Manado, jadi mari jaga terus Kota Manado sebagai kota yang paling toleran di Indonesia” Ucap Walikota Manado Vicky Lumentut. (IA)

 

TINGGALKAN BALASAN