Hujan Tak Kunjung Datang, Kediri adakan Kesenian Cambuk Tiban

Dua peserta Kesenian Cambuk tiban saling mencabuk dengan cambuk dari lidi pohon aren. (source : Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Kediri, Semarak.News – Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri Jawa Timur, menggelar Kesenian Cambuk Tiban, Sabtu malam, 8 September 2018. Pergelaran ini diadakan oleh perangkat desa Kecamatan Mojo dalam rangka mendatangkan hujan usai kemarau panjang di Mojo.

Menurut Komarudin, Kepala Dusun Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, dilansir dari Liputan6.com, masyarakat sangat antusias datang secara langsung dalam acara yang diselenggarakan di Balai desa Surat, Kecamatan Mojo tersebut.

“Kesenian Cambuk Tiban ini melibatkan dua orang yang naik di atas gelanggang atau panggung sambil bertelanjang dada,” tambahnya.

Setelah itu mereka akan melakukan aksi saling cambuk secara bergilaran menggunakan cambuk dari lidi pohon aren yang dinamakan sebutan ujung. Sebelum peserta naik keatas panggung wasit telah memperingatkan untuk tidak menyerang organ vital atau melakukan aksi yang membahayakan.

Meskipun para pelaku kesenian tiban ini mengalami luka akibat sabetan cambuk, mereka tidak begitu menghiraukan. Ketika kedua peserta selesai mereka akan melakukan jabat tangan satu sama lain dan tidak ada isyarat adanya perasaan dendan diatara mereka.

Kesenian cambuk Tiban ini merupakan kesenian asli dari Desa Surat Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri yang turun-temurun dijaga oleh masyarakat setempat. Kesenian ini biasa diadakan pada saat momen perayaan HUT RI serta pada saat musim kemarau seperti sekarang ini.

Peserta kesenian cambuk Tiban tidak hanya diikuti oleh masyarakat, tetapi dapat diikuti oleh semua lapisan golongan masyarakat. Bahkan, seorang anggota polisi juga ikut meramaikan dalam acara kesenian ini. Beliau adalah Bripka Agus, anggota Babin Kamtibmas. Menurutnya seni tradisi Cambuk Tiban merupakan budaya atau identitas jati diri suatu daerah yang wajib dilestarikan. Karena tugas Babin Kamtibmas harus mendekat dengan masyarakat, apa yang menjadi keinginan masyarakat harus diikuti. (MS)

TINGGALKAN BALASAN