Ini Hasil Analis Media oleh Monitor Indonesia

Jakarta, Semarak.News – Melihat dinamika pemberitaan media yang semakin kompleks, organisasi non-pemerintahan Monitor Indonesia menyelenggarakan penelitian. Riset Media Monitoring MONITOR INDONESIA ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus  – 25 November 2017 dengan menggunakan metode purposive sampling pada 6 media cetak yakni: Kompas, Koran Tempo, Jawa Pos, Republika, Media Indonesia dan Koran Sindo. Teknik pengumpulan data dengan filterisasi semua pemberitaan, dan pencarian dengan tema: Partai Politik, Parlemen, Pemerintahan, dan Pencapresan. Semua berita yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan content analysis.

Berdasarkan penelitian telah dilakukan, berikut hasilnya: Harian Republika (26%) merupakan media yang paling banyak mengangkat tema Partai Politik, Pemerintahan, Parlemen, dan Pencapresan. Sebaliknya, Jawa Pos memiliki prosentase yang paling kecil dari 6 (enam) media. Secara umum, temuan riset media monitoring menunjukkan, dari 10 tokoh yang menjadi objek pemberitaan, nama Joko Widodo (37%), Setya Novanto (26%), A Muhaimin Iskandar (9%)  dan Gatot Nurmantyo (8%) merupakan tokoh paling banyak diberitakan terkait dengan tema Partai Politik, Pemerintahan, Parlemen, serta Pencapresan.

Terkait frekuensi fokus tema, Kinerja Pemerintah (29%) dan Kebijakan Pemerintah (23%) merupakan tema yang paling banyak diberitakan. Sedangkan DPR RI (25%) dan lembaga Presiden RI (23%) merupakan lembaga yang paling banyak diberitakan 6 (enam) media selama periode Agustus – November 2017.

Terkait nada berita, dari 4 (empat) tema yang diteliti, tema Parlemen yang paling banyak mendapat nada berita negatif, disusul dengan tema Pemerintahan dan Partai Politik. Nada negatif mayoritas menyoroti terkait kasus korupsi.

Terkait tema Partai Politik, Perindo (36%) dan Golkar (32%) menjadi partai politik yang paling banyak diberitakan media. Partai Perindo dengan Kinerja dan Kegiatan Partai sebagai sub tema yang mendominasi pemberitaannya. Sedangkan Golkar dengan sub tema kasus hukum yang menyeret nama kader dan ketua umum, persiapan pilkada, serta dinamika koalisi.

Selanjutnya tema Parlemen, DPR menjadi salah satu bagian dari Parlemen yang mendominasi pemberitaan. Tema korupsi mendominasi dengan tokoh sentral Setyo Novanto sebagai Ketua DPR dalam kasus korupsi KTP elektronik.

Sedangkan tema Pemerintahan, Kinerja Pemerintah mendominasi pemberitaan. Tema kinerja menyangkut hal-hal kinerja lembaga eksekutif seperti Presiden dan Wapres, serta kinerja berbagai kementrian. Tema pemerintahan yang paling banyak mendapatkan nada berita negatif yakni terkait kasus korupsi (41 berita). Sedangkan untuk nada berita positif berada pada tema Kinerja Pemerintah (273 berita).

Dan tema Pencapresan, nama Joko Widodo (56%), Muhaimin Iskandar (17%), Gatot Nurmantyo (11%) dan Agus Harimurti Yudhoyono (8%) mendominasi pemberitaan. Dari aspek tone pemberitaan (baik tone positif, netral dan negatif), nama Joko Widodo paling mendominasi.  Sedangkan mana yang justru paling minim dalam pemberitaan sebagai capres-cawapres adalah Prabowo Subianto. (AS)

TINGGALKAN BALASAN