Hari Pahlawan, Pemuda NKRI: Jangan Gunakan Kalimat Tauhid Untuk Kepentingan Kelompok!

Palembang, Semarak News- Pemuda NKRI bersepakat untuk menolak untuk tidak mempolitisi kalimat tauhid. Organisasi ini merupakan gabungan dari beberapa organisasi kepemudaan yang memiliki satu haluan untuk menjaga kedaulatan dan persatuan Republik Indonesia. Dalam deklarasinya, Pemuda NKRI menyepakati hal-hal sebagai berikut dan ditandatangani oleh perwakilan setiap organisasi kepemudaan:
1. Pemuda NKRI Sumsel menolak kalimat tauhid untuk dijadikan alat kepentingan kelompok tertentu
2. Menolak bendera bertuliskan tauhid dijadikan alat politik apapun
3. Mengutuk keras pemakaian kalimat tauhid dalam bendera organisasi terlarang
4. Mengecam pihak pihak yang mempolitisasi kejadian pembakaran bendera HTI di Garut
5. Mendukung Ansor dan Banser untuk terus menjaga keutuhan NKRI dari aliran yang menyesatkan yang dilarang.

“Kami tidak ikut campur dengan gerakan politik, acara ini murni karena kami ingin melindungi Pancasila”, menurut Husin Rianda koordinator acara dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Palembang. “Kita sepakat bahwa tidak boleh ada yang mengoyak ideologi pancasila dan mengganti dengan khilafah”, timpalnya kembali dalam acara yang bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan tersebut.

Acara ini turut dihadiri Drs Ahmad Rizali Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Prov Sumsel oleh serta berbagai organisasi kepemudaan seperti Pemuda Pancasila, GP Ansor, Banser, Ikatan Pemuda Nahdlatul Ulama, PMII, Pemuda NKRI, Pemuda Ansor, Kesatuan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia, Himpunan Pemuda Perantau Muratara di Prov. Sumsel (KDN)

TINGGALKAN BALASAN