Harga Minyak Mentah Turun Tipis dari Level Tertinggi

Salah satu tambang minyak dunia di Iran

Pasar Dunia, Semarak.news – Harga minyak mentah turun tipis dari level tertinggi sejak empat tahun terakhir setelah investor mempertimbangkan kemampuan OPEC untuk menggantikan penurunan ekspor Iran.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November diperdagangkan pada US$75,05 per barel pada pukul 16.37 waktu setempat, Selasa (2/10), setelah menetap di US$75,23 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak patokan global Brent untuk pengiriman Desember turun 0,18 poin ke level US$84,80 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Minyak mentah patokan global diperdagangkan lebih tinggi US$9,76 premium terhadap WTI untuk bulan yang sama.

Sebelumnya, harga Minyak mentah meningkat sekitar 16% sejak pertengahan Agustus karena penurunan pasokan dari Iran hingga Venezuela terus mengguncang pasar global. Ekspor minyak mentah dan kondensat Iran turun ke titik terendah dalam 2,5 tahun terakhir sebelum kembalinya sanksi AS. OPEC dan sekutu-sekutunya juga menunjukkan sedikit antusiasme untuk meningkatkan output meskipun Presiden Donald Trump mengeluhkan harga minyak mentah yang tinggi.

“Hari ini sedikit ada jeda karena harga minyak mentah turun tipis. Minyak sempat mencapai ketinggian yang pernah dicapai pada bulan Juli, tetapi pasar terus khawatir tentang pasokan Iran.”, jelas Bart Melek selaku Kepala analis komoditas di Toronto Dominion Bank, seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu di AS, American Petroleum Institute melaporkan cadangan minyak mentah domestik naik 907.000 barel pekan lalu. API juga melaporkan persediaan di Cushing, Oklahoma, nak 2,02 juta barel, sementara stok bensin dan distilat berkurang. [CRZ]

TINGGALKAN BALASAN