Harga Gas Elpiji 3Kg Naik! Kebutuhan Masyarakat Semakin Meningkat.

Gas Elpiji Langka [Sumber : Tribunnews.com]

Berau, Semarak.News Kelangkaan Gas Elpiji Ukuran 3 Kilogram Menyebabkan Naiknya Harga di Pasaran Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. (27/2)

Lonjakan harga gas elpiji ukuran tiga kilogram disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap gas elpiji tiga kilogram tersebut.

“Masyarakat semakin bertambah kebutuhannya sehingga gas elpiji menjadi langka untuk dan mengakibatkan harga gas naik” ujar Kabid Perdagangan Disperindagkop Berau, Ir Tamin

Keberadaan tabung gas elpiji tiga kilogram atau gas melon saat ini menjadi langka dan sulit ditemukan. Hampir diseluruh pengecer maupun agen gas yang berada di seputaran Kota Tanjung Redeb, kehabisan stok karena banyaknya peminat gas melon tersebut.

Pemerintah sebelumnya sudah memeberikan aturan bahwa gas melon merupakan gas bersubsidi yang dikhususkan bagi masyarakat tidak mampu.

Kurangnya sosialisasi dari pemerintah tentang gas elpiji 3 kg yang merupakan subsidi untuk kebutuhan masyarakat tidak mampu menjadikan masyarakat yang tergolong mampu justru ikut menggunakan gas yang berukuran 3 kilogram.

Sekalipun stok barang ada, para penjual gas tersebut memanfaatkan kesempatan ini dengan menjual gas dengan harga yang melambung jauh dari harga normal.

Harganya penjualan gas elpiji tiga kilogram ini bisa sampai Rp30 ribu atau Rp35 ribu per tabung, jauh dari harga semula yang biasa cuma Rp27 ribu.

Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram tersebut sudah hampir berjalan sekitar tiga hari.

Terkait rencana pemerintah daerah menerapkan sistem pembelian gas meelon harus menggunakan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pembelian gas melon belum maksimal dilaksanakan, terutama oleh para pengecer maupun agen.

(ERU)

TINGGALKAN BALASAN