Harga BBM Non-subsidi Alami Kenaikan

pertamina naikkan harga BBM non-subsidi

Jakarta, Semarak.news – Kenaikan harga minyak dunia menjadikan Pertamina menaikkan harga BBM non-subsidi. Saat ini harga minyak dunia mengalami kenaikan hingga US$60-65 per barel.

Vice President Corporote Communications Pertama Adiatma Sardjito mengatakan bahwa harga minyak dunia telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan sehingga pihak Pertamina harus untuk meyesuaikan harga.

“Jadi, kami melakukan penyesuaian harga dengan melihat harga minyak dunia. Namun, kenaikannya masih dalam batas wajar lah. Harganya (Pertamax) tetap lebih murah kalau dibandingkan dengan toko sebelah,” ujarnya pada Minggu (25/2).

Mengutip data yang dibagikan oleh Pertamina, untuk harga pertamax di Jakarta mulai hari sabtu mengalami kenaikan sebesar Rp. 300,- per liter. Dari yang semula Rp. 8.600,- menjadi Rp. 8.900,-

Sedangkan untuk harga Pertamax Turbo mengalami kenaikan sebesar Rp. 500,-  per liter. Dari yang semula Rp. 9.600,- menjadi Rp. 10.100,-. Untuk Dexlite menjadi Rp. 8.100,- per liter dan Pertamina Dex menjadi Rp. 10.000,-

Selain di Jakarta, beberapa provinsi yang juga mengalami kenaikan harga BBM non-subsidi. Antara lain Provinsi Sumut, Bengkulu, Banten, Jabar, Jateng, DI Yogyakarta, Jatim, Kaltim, Kalteng, Kalsel, Kaltara, dan Bali yang masing-masing mengalami kenaikan harga pertamax sebesar Rp. 300,- dari Rp. 8.600,- menjadi Rp. 8.900,-

Sedangkan untuk Provinsi Aceh, Sumbar, Riau, Jambi, Sumsel, Babel, Lampung, dan NTB mengalami kenaikan harga pertamax sebesar Rp. 300,- dari Rp. 8.700,- menjadi Rp. 9.000,- [DZ]

 

TINGGALKAN BALASAN