Gema-kan Pembebasan !

Sumber: Google.com

Gerakan Mahasiswa Pembebasan merupakan sebuah organisasi kemahasiswaan yang mempunyai visi menjadikan Ideologi Islam sebagai mainstream gerakan mahasiswa di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 28 Februari 2004 bertempat di pusat studi Jepang Universitas Indonesia. Pada 28 Februari 2018 lalu, genap 14 tahun sudah organisasi ini berdiri dan banyak menyumbangkan ide – ide dan kritik terhadap setiap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat.

Dasar pergerakan organisasi ini adalah sebuah keyakinan bahwa semua peraturan kehidupan harus berdasarkan syariat Islam dimana syariat tersebut diambil dari kitab suci Al-Quran dan hadist. Maka dari itu, dalam setiap aksi unjuk rasa yang mereka lakukan, selalu mengusung Khilafah sebagai pengganti sistem pemerintahan di Indonesia.

Secara keorganisasian, Gema Pembebasan dipimpin oleh Ricky Fattamazaya, S.H, M.H sebagai ketua umum yang membawahi pengurus wilayah, daerah dan komisariat. Organisasi yang mempunyai warna khas oranye ini sudah ada diseluruh daerah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Banyaknya cabang Gema Pembebasan di seluruh Indonesia bertujuan untuk memberikan wadah bagi setiap mahasiswa yang ingin memperjuangkan tegaknya Khilafah di Tanah Air ini.

“Kenapa Khilafah?”, ”Haruskah Khilafah diterapkan di Indonesia”. Dua pertanyaan itu mungkin terlintas di pikiran pembaca saat ini. Keduanya dapat dijawab dengan satu jawaban saja, yaitu “Karena seluruh dunia dan isinya sejatinya adalah milik Allah, sedangkan Khilafah adalah ajaran Allah melalui Islam, jadi suatu keharusan bagi kita umat manusia untuk hidup di Bumi Allah berdasarkan aturan/ajaran Allah yang berwujud Khilafah itu tadi.” Bukan maksud penulis menggurui, namun hal itulah yang setidaknya pernah penulis dapatkan sebagai bahan olah otak penulis.

Pasti penulis ini juga anggota Gema Pembebasan.” Wajar jika pembaca berpikiran seperti itu, dan tidak ada larangan untuk berpikiran seperi itu. Namun agar tidak menjadi fitnah, penulis dengan jelas menyampaikan bahwa penulis bukan anggota dari organisasi Gema Pembebasan. Penulis hanya seorang biasa yang ingin berkontribusi dalam agama dan negara.

Kembali ke topik. Gema Pembebasan tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, namun juga sosial. Hal ini terbukti pada setiap aksi yang disuarakan Gema Pembebasan banyak yang memperjuangkan hak – hak rakyat yang dinilai tertindas oleh kebijakan pemerintah. Namun, tujuan utama tetap satu, yaitu tegaknya Islam di Indonesia yang sesuai dengan slogan Gema Pembebasan ‘Bersatu, Bergerak, Tegakkan Ideologi Islam’.

TINGGALKAN BALASAN