Jakarta, Semarak.News – Komunitas Salihara kembali menyelenggarakan festival teater yang rutin diselenggarakan tiap dua tahun sekali yang dimulai sejak tahun 2014. Festival teater dengan tajuk Helateater Salihara 2019 kali ini akan menampilkan kelompok-kelompok terpilih dari proses seleksi “Undangan Terbuka Helateater 2019” dengan tema Teater Adaptasi yang telah diadakan pada akhir tahun lalu.

Melalui undangan terbuka tersebut, Komunitas Salihara memberi ruang untuk pertumbuhan bakat-bakat baru dalam dunia teater Indonesia. Syarat yang harus dipenuhi dalam seleksi tersebut adalah usia para pelaku teater harus di bawah 35 tahun dan setidaknya pernah dua kali naik panggung.
Berdasarkan seleksi tersebut, terpilih empat kelompok teater yang menawarkan adaptasi naskah yang menarik. Adaptasi berarti “memindahkan konteks naskah asing/asli ke latar budaya Indonesia atau budaya daerah tertentu, menyunting naskah dan menambah-kurangi tokoh dalam naskah.

Forum Aktor Yogyakarta (FAY) dan Padepokan Seni Madura (PSM) akan mengadaptasi naskah terjemahan Sapardi Djoko Damono dari naskah A Sunny Morning karya Serafin dan Joaquin Alvarez Quintero. FAY akan mengangkat masalah percintaan dan politik, sementara PSM memindahkan konteks naskah asli ke sebuah desa di pedalaman Sumenep, Madura.

Teater Gedor (Bandung) membawakan lakon Geliat Nafsu di Ladang Tebu, adaptasi dari naskah Nafsu di Bawah Pohon Elm terjemahan Toto Sudarto Bachtiar dari naskah asli Desire Under the Elms karya Eugene O’Neill. Lakon ini bercerita tentang perebutan tanah warisan sebuah keluarga di tengah kerusakan lingkungan.

Teater Pintu (Jakarta) membawakan lakon Penjaga Rumah, adaptasi dari terjemahan Toto Sudarto Bachtiar dari naskah The Caretaker karya Harold Pinter. Berlatar kota metropolitan Jakarta, lakon ini menceritakan kehidupan tiga perempuan yang salah satunya menderita masalah kejiwaan.

Sebagai penutup Helateater Salihara 2019, diadakan showcases para peserta Kelas Akting Salihara 2019 yang baru saja menyelesaikan program mereka. Helateater Salihara akan digelar setiap akhir pekan sejak akhir Maret 2019 sampai pertengahan April 2019, dengan jadwal penampilan:

Forum Aktor Yogyakarta: Sabtu-Minggu, 23-24 Maret 2019, 20:00 WIB

Teater Gedor: Sabtu-Minggu, 30-31 Maret 2019, 20:00 WIB

Padepokan Seni Madura: Sabtu-Minggu, 06-07 April 2019, 20:00 WIB

Teater Pintu: Selasa-Rabu, 09-10 April 2019, 20:00 WIB

Sumber: Komunitas Salihara
Sumber: Komunitas Salihara
Sumber: Komunitas Salihara
Sumber: Komunitas Salihara

 

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya, sila kunjungi www.salihara.org atau akun Twitter @salihara, Facebook ‘Salihara’, atau hubungi 021-789-1202, 0817-077-1913.

Sumber: Siaran Pers Salihara
(DW)

LEAVE A REPLY