Galdana Aliansi Mahasiswa Teknik Mesin se-Sulut : Masih Ada Ternyata

Sumber : istimewa

Manado, Semark.News – Bencana Gempa dan Tsunami di Sulteng, sudah lebih dari 3 Minggu berlalu. Tapi aksi-aksi kemanusian masih terus menerus digulirkan oleh masyarakat Indonesia. Kali ini datang dari Aliansi Mahasiswa Teknik Mesin se-Sulut, menggelar aksi solidaritas penggalangan dana untuk korban bencana di Sulteng, pada Jumat (12/10). Lebih dari 50 orang turut andil dalam aksi di Pertigaan Tugu Taman Kota Manado, sejak sore hari tadi.

“Kami turun ke jalan lagi, mengumpulakan mahasiswa teknik mesin se-Sulut, untuk menggalang dana. Aksi ini murni dari rasa kemanusian dan rasa kepedulian kami terhadap korban bencana di Palu dan Donggala,” ujar koorlap, Rio Manopo.

Tambahnya, “kami sudah pernah melakukan galdana waktu itu, sekitar seminggu yang lalu. Alhamdullilah terkumpul lebih dari 5 juta.”

Rio juga menyampaikan bahwa pihaknya masih terpusat pada pemberian bantuan untuk korban bencana di Palu dan Donggala. Ditengah isu-isu penolakan IMF, World-bank, dan Kenaikan BBM.

“Kami saat ini tidak terpikirkan terkait IMF, WB, atau pun kenaikan BBM. Kami hanya fokus untuk membantu Palu dan Donggala” ujarnya.

Aksi yang dilakukan sejak sore hari hingga malam hari tersebut, mendapat respon yang positif dari masyarakat Kota Manado. Terbukti dari dana bantuan yang terkimpul, mencapai lebih dari 2 juta. Dana yang telah terkumpul tersebut sesegera mumgkin akan langsung dikirim ke Palu dan Donggala.

Seperti yang diketahui kedatangan IMF dan WB ke Bali, serta kenaikan BBM, menimbulkan pro kontra di masyarakat. Akan tetapi Aliansi Mahasiswa Teknik Mesin se-Sulut, tetap terfokus untuk membantu Palu dan Dongga

1 KOMENTAR

  1. When making use of the positivity sandwich, the ACT with Tact approach possibly
    be helpful. 3)Learn to learn with focus and as well as.
    They reveal something in us, pushing us outside our comfort zones
    and challenging us to change.

TINGGALKAN BALASAN