Selasa, Mei 21, 2019

Puisi

Ibu dari Sang Aktivis

Orang bilang anakku seorang aktivis, Kata mereka namanya tersohor dikampusnya sana. Orang bilang anakku seorang aktivis, Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah rakyat. Orang bilang anakku seorang aktivis, Tapi bolehkah aku sampaikan padamu nak ? “Ibu bilang engkau hanya seorang putra kecil ibu yang lugu.” Anakku, sejak mereka bilang engkau seorang aktivis, ibu kembali...

100

Angka 100 angka terpuncak Angka yang selalu ingin tuk didaki Angka yang selalu di eluh-eluhkan Seakan-akan 100 terlihat menyamai langit Seakan-akan 100 terlihat tanpa bercak Seakan- akan 100 melambungkan derajat Tapi 100 , belum sempurna 100 dapat terguncang 100 bisa tergoyah 100 dapat mengotori 100 bisa menjatuhkan Dan 100 dapat membutakan bila ia tumbuh dari 0 Namun, jangan tidak jadi 100 Zaman...
Aku mendengar mereka berteriak kelaparan Mengharap teriakan nya didengar lalu menghasilkan beberapa suapan Tapi kenyataannya, teriakan itu hanya sebatas pemecah keheningan gendang telinga mereka Mereka tak tuli hanya saja buta mata hati untuk mendengarkan Mereka bilang, demi apapun akan mereka lakukan untuk kesejahteraan negeri Tapi mereka bangun gedung bertingkat sedang rakyat masih tidur di...

Lintas Dimensi

Termenung dalam kesunyian temaram senja Menglanglang buana menembus logika, jiwa dan rasa Menembus dingin menggenggam ingin Ya, ingin bertemu pada sebuah jiwa yang satu Tapi siapakah jiwa yang satu itu? Masihkah angin berhembus menyapanya? Menyampaikan rindu, risau dan sendu dari seorang pecandu Pecandu kenangan manis kebersamaan cinta lintas dimensi Dimensi emosional, dimensi  bilingual antara cinta dan...
Jaringan Mahasiswa Pejuang

Demo Dongo

bermodal demokrasi, tapi tak paham hak asasi menyalurkan aspirasi, tak mengerti tentang toleransi demi sesuap nasi, tak penting harga diri disini demo disana demo dimana-mana demo padahal tak tahu demokratisasi sungguh tragis masyarakat di negeri ini sangat mudah di POLITISASI -(HD)
"Puisi terbuka dari saya kader HMI mewakili masyarakat awam untuk yang terhormat Ibu Indonesia, Sukamawati Soekarno Putri" Sukma, demikian Engkau dipanggil Namun adakah sukma bersemayam padamu? Hanya Allah yang Maha Tahu Kau mengaku tak tahu Syariat sang Pencipta Namun demikian terusiknya Engkau dengan kumandang alunan Surga Hingga kidung tak tentu rimba lebih indah di telinga Atau...

Pengecut Di Balik Kaca

Aku hanyalah budak hina yang mengharap hati sang putri Mencitaimu adalah dosa yang kan ku bawa sampai mati Aku hanya boleh menyayangimu Dari jarak bumi ke nirwana berharap aku jadi hantumu Membuntutimu bebas kapan saja Apa aku terus sembunyi saja ? Menatapmu tanpa berkata apa Apa memang sangatlah nista ? Membiarkanmu tidak tahu apa Malunya mereka anggap pengecut Diriku yang dimakan nafsu...

Kicauan Peluru Merah

Waktu memakanku perlahan Tak hirau hanya berjalan maju lalu apa yang kau banggakan ? Dari secuil sombongmu itu Entah sadar namun perlahan pudar Terbitnya Matahari redup rembulan Tak bisa dikata hanya sebentar salah kami terlena dengan nyaman Suara dentuman menderu-deru Peluru melontar menembus tulang lalu ingatkah kau luka pahlawanku ? bela negrimu hingga melayang Perahu merah perlahan menepi Camar putihpun hinggap dilayar Lalu...

Temanku Rembulan

Sejak kemarin dia menyapaku Wajahnya terang tanpa celah Tak pernah hiraukan gelap disekelilingnya Tiap malam dia mengajaku tertawa kita bernyanyi tanpa syair dan nada karna yang kita tahu hanya irama canda Mengusir sedih menjadi mudah semudah memetik buah yang sedang matang Melupakan sakit menjadi ringan seringan kapas yang terbawa angin lalu kau mau pergi begitu saja Terganti matahari yang tanpa...

Kelopak Bunga

kudapati sebuah kelopak bunga Terhanyut tenang di aliran sungai cantik nan rapuh tampak warnanya bak penari kondang lemah gemulai kupandangi cermat-cermat bunga itu Mengapung-apung tabrak bebatuan andai saja ku berani melangkah maju kuraih panoramamu lantas kusimpan lalu kusadar ku tak mengenal bunga itu bentuknya entah namun kuterhanyut Dalam derasnya sungai berliku-liku hanya ada bimbang dan rasa takut kudapati sebuah kelopak bunga Terhanyut...

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
11,112PelangganBerlangganan

Latest article

Pasca Pemilu Serentak, PWI ajak Media Massa Sejukkan Suasana

Jakarta, Semarak.news - Media massa diminta berperan aktif secara maksimal mengademkan suasana menjelang pengumuman Pemilu Serentak 22 Mei 2019. Begitu juga pasca pengumuman pemenang Pilpres...

Jokowi di Majalah Milenial Arab Saudi

Jakarta, Semarak.news - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menjadi sampul utama majalah milenial Arab Saudi, Ar-Rajul. Dikutip dari majalah tersebut pada komentar dibahas soal Indonesia...

Mahasiswa dan Masyarakat KKN UMM Kembangkan Wisata Edukasi Berbasis Pertanian Di Desa Tawangargo

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengirimkan 30 mahasiswa ke Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang guna melaksanakan kegiatan...