WNI Berbagai Suku di Malaysia Nyatakan Dukungan Untuk Papua

WNI Berbagai Suku di Malaysia Nyatakan Dukungan Untuk Papua

0
86

Kuala Lumpur, Semarak.news – Seiring berkembangnya isu Papua, semakin meningkatkan rasa persatuan WNI yang berada di luar negeri. Banyak dari mereka yang berkumpul dan bersatu untuk menyatakan dukungannya terhadap saudara-saudari mereka di Papua.

Kali ini giliran WNI di Malaysia yang menyatakan deklarasi pernyataan sikap. Aksi ini mereka lakukan
di Kuala Lumpur, Minggu siang (1/9).

“Kami Putra Putri Indonesia di Negara Malaysia, mencermati perkembangan isu rasis dan anarkis di Papua akhir-akhir ini.” begitulah kalimat pembuka yang disampaikan oleh salah satu wanita yang memimpin aksi.

Pernyataan itu langsung disambung oleh salah satu Pria, “Kami sangat merasa prihatin saudara-saudara kami di Papua diperalat oleh oknum dan kelompok-kelompok tertentu diperalat oleh asing dan aseng untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya serta kepentingan negaranya, sehingga apa yang saat ini terjadi sungguh merugikan rakyat Papua pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.”

Mereka geram dengan pihak yang sengaja memecah belah NKRI dan berusaha memisahkan Papua dari pangkuan Ibu Pertiwi.

Dalam isi ikrar yang disampaikan, ada empat poin yang menjadi fokus dukungan mereka untuk Papua.

Kami Putra dan Putri Indonesia yang ada di Malaysia, menyatakan sikap untuk:
1. Kami tetap mendukung Indonesia sebagai integral NKRI
2. Menolak ajakan dan hasutan untuk referendum
3. Mengutuk aksi-aksi yang anarkis yang sengaja diciptakan oleh oknum-oknum dan kelompok yang tidak cinta Papua dan Indonesia
4. Bertekad mengorbankan jiwa dab raga demi tegaknya Papua dibawah naungan NKRI.

Di akhir aksinya, berbagai orang dari suku dan daerah yang ada di Indonesia saling menyatakan dukungan. Diawali seorang pemuda dari NTT, “Beta NTT, Beta cinta Papua”

Menyusul pemudi dari Medan, “Saya Batak, tapi saya cinta sekali Papua.” Tak┬álupa juga seorang dari Jawa yang juga menyatakan dukungannya untuk Papua dan mengakui dirinya cinta Papua.

“Beta Ambon, beta cinta Papua” ucap pemuda yang berparas orang Maluku. Pun juga dari Bugis, “Saya Bugis, saya tetap cinta Papua” ucapnya.

“Saya bukan orang Papua tapi saya tetap mencintai Papua. Kami semua Indonesia dan kami cinta Papua sebagai bagian dari NKRI. Damailah Indonesia. Damailah Papua” tutup mereka bersama-sama dengan suara yang lantang.

Meskipun menetap di luar negeri, para WNI masih peduli dengan nasib saudaranya yang ada di tanah air, sehingga mereka menginginkan kedamaian segera terwujud di Papua dan Indonesia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY