Istanbul, Semarak.news—Nampak raut kecewa dari wajah para jurnalis. Pengadilan Tinggi ke-26 di Distirik Silivi, Istanbul (16/2) mengetuk palu dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada enam terdakwa kasus percobaan kudeta pada 2016. Tiga terpidana lainnya termasuk jurnalis prominen Nazli Ilicak (73), Ahmet Altan (67), dan adik laki-lakinya Mehmet Altan (65). Tiga lainnya adalah Fevzi Yazıcı, Şükrü Tuğrul Özşengül, dan Yakup Şimşek.

Hukuman tersebut semakin berat dengan isolasi selama 23 jam per hari, pembebasan tanpa bersyarat, dan pembatasan kunjungan dari luar. Sedangkan tersangka lain Tiber Murat Sanliman dibebaskan.

Percobaan kudeta oleh jurnalis ini dianggap sebagai upaya penghapusan konstitusi. Termasuk di dalamnya melibatkan seorang DPO yang juga pemimpin redaksi koran Zaman, Ekrem Dumanli. Selain itu, mereka juga dinggap sebagai aktor penggerak sebagai sayap organisasi teroris Fethullahist Terrorist Organization (FETÖ) dari sisi media.

Tidak hanya mereka yang mendekam di dalam penjara. Setidaknya pemerintah Turki telah memenjarakan lebih dari 50.000 orang dan mencopot jabatan 150.000 pengawai negeri sipil. (MDZ)

 

TINGGALKAN BALASAN