Sorong, Semarak.News – Sebelum ada rencana kebijakan new normal di masa pandemic Covid-19, pihak PT Pelindo Cabang Sorong telah memperketat protokoler kesehatan di areal pelabuhan saat kapal barang masuk. Maka tentu saja, dengan pemberlakuan new normal PT Pelindo Cabang Sorong tentu sudah sangat siap untuk melaksanakannya.

General Manajer PT Pelindo cabang Sorong Rafli Halid menyampaikan new normal ini, suatu kebijakan tepat yang harus diambil oleh pemerintah, karena kondisi saat ini, bangsa Indonesia diperhadapkan dengan sesuatu yang tidak jelas kapan berakhirnya. Dengan kata lain, mau sampai kapan, kita akan terperangkap pada suatu sistem yang tidak jelas, sedangkan kita telah mengetahui bagaimana penyebaran virus Corona.

“Kebijakan yang dilakukan pemerintah sudah tepat, yaitu kita harus beradaptasi dengan tetap melakukan aktivitas, tetapi dengan harus melakukan protokol kesehatan, karena jangan sampai penyebaran ini terjadi. Maka hal yang harus dilakukan dengan selalu memperketat protokoler kesehatan,” ungkap Raflin saat ditemui Papua barat Pos di Ruang kerjanya, Senin (16/6).

Rafli Halid

Menurutnya new normal hanya pengembangan dari physical distencing yang memang sudah dari semenjak awal adanya Covid-19 pihak pelindo sendiri telah melakukan hal tersebut. Dengan tidak memperbolehkan pengantar untuk masuk ke ruang tunggu , hanya penumpang yang ingin berangkat saja yang bisa masuk. “Hal ini sudah kita lakukan agar tidak terjadi kerumunan,” kata Rafli.

Kemudian, sambung dia, pihaknya menyiapkan fasilitas cuci tangan, menyediakan handsenitaser di setiap tempat, pemeriksaan suhu tubuh dan wajib mengunakan masker jika masuk di area pelabuhan. “Semua itu, sudah kita lakukan sebelum ada rencana kebijakan new normal,” tandasnya.

Dibeberkan Raflin, di dalam pelabuhan ada dua kegiatan yaitu bongkar muat dari kapal dengan cara mengeluarkan barang dari peti kemas dan Stripping atau bongkar muat barang dari dalam konteren di depo Contener. “Di Pelabuhan Sorong, kami telah menatanya, dimana proses kedua kegiatan itu, kami pisahkan,” ungkap Rafli.

Memang selama ada edaran Wali Kota Sorong, aku Raflin, pihaknya langsung menjalankan kebijakan tersebut. Dimana kapal milik Pelni bisa merapat dipelabuhan hanya untuk bongkar barang. Ketika sedang sadar, tangga tidak boleh diturunkan, yang bisa naik ke atas kapal hanya TKBM saja. “Itu sudah kita terapkan. Nah dengan kebijakan new normal , maka kapal PT Pelni boleh membawa penumpang, tetapi tetap harus mengikuti protokol kesehatan dengan ketat,” tuturnya.

Bahkan untuk memudahkan masyarakat yang ingin berangkat dengan kapal PT Pelni, tambah Rafli, pihaknya menyediakan satu ruangan buat Kantor Kesehatan Pelabuhan agar bisa memudahkan pengurusan Surat keterangan sehat.

“Soal administrasi surat ijin keberangkatan kami hanya  menfasilitasi satu rungan untuk mengurus surat tersebut untuk mempermudah masyarakat yang ingin mengurus agar tidak kemana-mana ,karena kondisi saat ini pun rentan penyebaran virus ditambah lagi emosi karena mondar-mandir mengurus surat tersebut maka dari itu Pelindo menfasilitasi agar mengurangi kekecewaan masyarakat”.

Ditambahkan Raflin, “Bayangkan saja, kantor PT Pelni di depan pelabuhan, sementara kantor kesehatan pelabuhan adanya di Jalan baru. Tentu saja, bila mau mengurus surat keterangan sehat sebagai syarat untuk bisa berangkat dengan kapal PT Pelni tentu akan memakan biaya dan waktu. Maka itu, kami sediakan satu ruangan di kantor Pelindo untuk ditempati petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan agar memudahkan masyarakat mengurus surat keterangan sehat”.

Di tempat yang sama, Rasul selaku Ketua Satgas Covid-19 Internal PT Pelindo Cabang Sorong turut menambahkan PT Pelindo pada prinsipnya sebagai badan usaha milik negara siap mendukung penuh semua kebijakan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Kalaupun ada prosedur harus melalui pemerintah kota, pihak Pelindo hanya mensuport dan menyediakan keperluan sesuai dengan protokol kesehatan.

Sebelum melakukan pelayanan pihak Pelindo melakukan simulasi dan ada tim dari kesehatan pelabuhan, TNI, Polri dan pihak Pelindo sebagai fasilitator sudah mengatur untuk menyediakan tempat cuci tangan, bagaimana cara jaga jarak. “Pada prinsipnya Pelindo sudah siap dalam diberlakukannya new normal, simulasi tersebut dilakukan hari Jumat, sebelum kapal Milik PT Pelni masuk,” tandasnya.

Kemudian semua karyawan PT Pelindo Cabang Sorong telah difasilitasi alat pelindung diri (APD), sebab dalam bekerja tentu saja sangat beresiko sangat tinggi, karena berhadapan langsung dengan masyarakat.

Sumber: https://papuabaratpos.com/pt-pelindo-cabang-sorong-sudah-siap-sambut-new-normal/

LEAVE A REPLY