Jakarta, Semarak.News – Tokopedia mengumumkan di sepanjang 2019, terdapat sederet temuan menarik dalam potret perilaku belanja online masyarakat. Di antaranya, dampak pemerataan ekonomi digital yang berimbas pada meningkatnya antusias konsumen dalam bertransaksi online.

“Hal ini terlihat salah satunya dari signifikansi peningkatan jumlah penjual, maupun pembeli di luar pulau Jawa sepanjang 2019,” ujar VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, Jakarta, Rabu (8/1).

Dampak pemerataan ekonomi digital itu, sudah bisa dirasakan di berbagai penjuru Indonesia. Berdasarkan survei Tokopedia, transaksi paling jauh di Tokopedia selama 2019, terjadi antara konsumen di Papua yang membeli produk cincin batu kecubung api dari penjual di Aceh.

Kemudian juga adanya transaksi produk sepatu olahraga merek lokal antara konsumen di Aceh dengan penjual di Papua.

Selain itu, Tokopedia sebagai perusahaan yang terus-menerus mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia mencatat, ada lima daerah yang memiliki pertumbuhan penjual tertinggi di sepanjang 2019, di antaranya Sulawesi Utara dengan besaran 162,64 persen.

Wilayah Lainnya

Selanjutnya disusul Maluku Utara sebanyak 156,46 persen. Kemudian Sulawesi Tenggara sebanyak 154,31 persen. Berlanjut ke Nusa Tenggara Timur sebesar 144,63 persen. Kemudian Kalimantan Utara, sebagai daerah kelima dengan pertumbuhan penjual paling tinggi, sebanyak 144,4 persen.

Di sisi lain, Tokopedia juga mencatat lima daerah Indonesia yang memiliki pertumbuhan pembeli paling tinggi, yaitu Aceh sebanyak 19,52 persen.

Disusul dengan Bali sebesar 12,06 persen. Kemudian Kalimantan Timur dengan jumlah 11,8 persen. Dilanjut dengan Sulawesi Selatan sebanyak 11,09 persen. Selanjutnya Sulawesi Utara dengan besaran 10,86 persen.

Pengguna Tokopedia

Saat ini, Tokopedia mencatat, lebih dari 7 juta masyarakat Indonesia, telah memulai dan mengembangkan bisnisnya di Tokopedia. Nuraini mencatat sudah lebih dari 200 juta produk yang dijual dengan harga transparan.

Selain itu, untuk pengguna aktif bulanan di Tokopedia, tercatat sudah mencapai 90 juta, tersebar di 97 persen kecamatan di Indonesia.

Kategori Paling Laris

Dalam kilas balik di sepanjang 2019, Tokopedia mengelompokan lima kategori populer pada laman perusahaannya. Di antaranya fashion, rumah tangga, elektronik, kesehatan, serta handphone dan tablet.

Tokopedia juga mencatatkan, pada 2019, barang terakhir yang dibeli ialah diska lepas USB (USB flash drive). Kemudian untuk barang pertama yang dibeli pada 2020 ialah produk lokal. Yaitu tas rotan bermotif lukis khas Bali.

Dalam riset dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) pada 2018-2019, harga di Tokopedia tercatat 21 persen lebih murah menurut pembeli.

Sumber: 

LEAVE A REPLY