Jakarta, Semarak.news – Indonesia diprediksi akan mengalami krisis energi pada tahun 2020. Hal ini dikarenakan jumlah pemakaian energi yang terus meningkat akibat berkembang pesatnya teknologi. Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Soetrisno Bachir mengatakan, Indonesia harus mulai mengembangkan energi nuklir sebagai sumber energi utama untuk menopang ketersediaan energi nasional.

“Sekarang sudah waktunya Indonesia mengembangkan potensi energi nuklir. Sebab, energi nuklir yang dimanfaatkan secara baik dapat menopang industri nasional yang selama ini banyak bergantung pada gas,” ujar Soetrisno Bachir, Kamis (25/8).

Ia berpendapat energi sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat Indonesia. Hampir di setiap aspek kehidupan memerlukan energi. Sektor industri, perkebunan, rumah tangga, dan pemerintahan memerlukan energi untuk menjalankan aktivitasnya.

“Energi nuklir bisa jadi dorongan baru. Presiden bisa bersikap ke arah itu,” tambahnya.

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sumber daya energi, oleh karena itu Indonesia tidak bisa terus melakukan ekspor bahan dasar penghasil energi. Negara harus memanfaatkan sumber daya tersebut guna menjaga ketersediaan energi nasional.

“Gas merupakan masalah yang krusial karena salah satu sumber energi di Indonesia,” tutur Soetrisno.

Indonesia juga memiliki cadangan gas bumi yang cukup besar. Gas bumi ini harus mampu dikelola dengan baik agar dapat memenuhi kebutuhan dan ketersediaan energi nasional. Kemudian, manfaat dari gas bumi juga harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

“Pembangunan Indonesia harus mengarah secara merata. Untuk Indonesia Bagian Timur sebetulnya sejak sekarang sudah harus mulai dipikirkan rencana pembangunan Floating Storage Receiving Unit-nya (FSRU). Maluku dan Ternate itu dirasa butuh tahapan rencana pembangunan FSRU, ” jelas Soetrisno.

Hasil pengolahaan gas bumi ini juga harus bisa dirasakan hingga wilayah Indonesia timur yang sulit terjangkau. Oleh karena itu, pemerintah diminta serius untuk membangun infrastruktur pendukung agar pengembangan gas bumi di daerah tersebut dapat berjalan dengan baik.

Dengan demikian, sumber energi alternatif seperti nuklir menjadi solusi bagi negara untuk dapat memenuhi ketersediaan dan kebutuhan energi nasional. Mengingat Indonesia memiliki kandungan uranium yang sangat melimpah. (ADH)