Sorong, Semarak.News – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masih terus berlanjut dan memberikan dampak ke sebagian masyarakat di kota dan Kabupaten Sorong, Forum Jurnalis Perempuang Indonesia (FJPI) wilayah Papua Barat (PB) menggelar program berbagi bersama dengan para donatur.

Setelah melakukan pengumpulan donasi dalam waktu kurang lebih 2 minggu, FJPI PB mulai menyalurkan donasi pada Sabtu (27/6), dimulai dengan pembagian masker ke sejumlah pedagang kaki lima di Kota Sorong, baik di Pasar Remu, terminal, Tembok Berlin dan Pasar Boswesen.

Kegiatan lalu dilanjutkan dengan mengunjungi dan menyalurkan bantuan kepada salah satu anak penyandang disabilitas atau kelumpuhan pada saraf otak bernama Amira (9) yang telah mengalami kelumpuhan otak sejak berusia 9 bulan di Km 7 Kota Sorong. Meski dalam kondisi tersebut, orang tua Amira justru tetap berusaha untuk memberikan kasih sayang yang sama seperti yang diterima oleh kakaknya.

“Saya harap, orang tua yang memiliki anak seperti Amira bisa tetap sabar dan terus memberikan kasih sayang yang sama, jangan mudah putus asa,” ucap Ibunda Amira.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada salah satu warga di Harapan Indah Km 10, Oma Sonya yang harus tinggal seorang diri menjaga rumah orang lain dengan kondisi yang cukup memprihatinkan. Meski demikian, ia tetap bertahan dengan bantuan belas kasih dari para tetangga.

Bantuan juga diberikan kepada salah satu warga di Jalan Wamen Kelurahan Klaigit Distrik Aimas Kabupaten Sorong yang mengalami kelumpuhan sejak 5 tahun lalu dikarenakan kecelakan kerja saat melakukan aktivitas pemasangan tiang listrik. “Saya bekerja sebagai salah satu tenaga kontrak di perusahaan kontraktor yang bekerja sama dengan PLN,” ucap Randi.

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, Randi yang telah mengalami kelumpuhan juga ditinggal oleh sang istri. Kini Randi hanya dapat berbaring di tempat tidur yang sederhana dirawat oleh Ibunya dan anak perempuannya yang berusia 6 tahun. “Sekitar 2 tahun sudah pisah, sekarang sama ibu saja dan anak saya,” ucapnya.

Bantuan lalu dilanjutkan ke salah satu warga yang berstatus Orang Dengan HIV/Aids (ODHA), Ei yang tinggal di rumah tidak layak huni bersama istrinya, Pi. Ei dan Pi merupakan keluarga yang terdampak Covid-19, dikarenakan pendapatan satu-satunya dari ojek yang kian menurun, sehingga untuk bertahan, keduanya lebih mengandalkan sumber makanan yang berada di sekitar rumah mereka.

Selain Ei, adapula Rs yang merupakan ODHA yang tinggal bersama anaknya di Kota Sorong. Rs sendiri dikabarkan harus merawat anaknya yang berkebutuhan khusus.

Dari 5 orang yang memperoleh bantuan dari FJPI PB dan Donatur, seluruhnya merupakan rekomendasi dari sejumlah pihak yang saat dikunjungi, terbukti orang-orang yang terdampak Covid-19 dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.

Ketua FJPI PB, Olha Irianti Mulalinda juga menyampaikan, dengan adanya program berbagi tersebut, cukup banyak pelajaran dan hikmah yang dapat diambil dari orang-orang yang dikunjungi. Diharapkan dengan kegiatan yang dilakukan ini semua pihak bisa turut membantu, khususnya bagi mereka yang berkebutuhan khusus.

Sumber: https://www.radarsorongnews.com/2020/06/29/fjpi-berbagi-kondisi-5-warga-memprihatinkan/

LEAVE A REPLY