Erick Thohir Sambut 522 Putra-Putri dari Papua dan Papua Barat di BUMN

Erick Thohir Sambut 522 Putra-Putri dari Papua dan Papua Barat di BUMN

0
6
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikcom

Jakarta, Semarak.News – Kementerian BUMN menggelar Program Perekrutan Bersama (PPB). Tujuannya untuk mendukung pemerataan kesempatan kerja bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk dari Papua dan Papua Barat.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu elemen utama untuk mencapai cita-cita nasional menjadi negara maju.

“Kementerian BUMN mengapresiasi talenta dari Papua dan Papua Barat untuk berkontribusi langsung menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian dan pemberdayaan masyarakat,” kata Erick dalam acara Inaugurasi PPB BUMN Papua & Papua Barat di Gedung Pertamina, Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Saat ini, lanjut Erick, para talenta menghadapi tantangan dan dinamika perekonomian nasional dan global. Untuk itu, Menteri BUMN berpesan agar SDM di BUMN membudidayakan iklim kerja yang inovatif untuk menciptakan peluang bisnis serta melakukan terobosan bisnis di era digital dan masa mendatang.

Menurut dia BUMN harus beradaptasi dengan perubahan ini dengan mengelola SDM yang memudahkan BUMN untuk melahirkan talenta yang kompeten dalam menghadapi perubahan model bisnis di masa depan.

“Kuncinya, para pengelola SDM di BUMN harus segera beraksi nyata menghadapi perubahan itu dengan menyiapkan berbagai pengembangan HR yang bersifat future readiness dalam menghadapi gejala perubahan manajemen, model bisnis atau gaya kepemimpinan,” jelas dia.

Erick Thohir Sambut 522 Putra Papua di BUMNFoto: Sylke Febrina Laucereno/detikcom

Dia menambahkan nantinya, revolusi industri 4.0 memungkinkan konvergensi dunia digital dan fisik yang di antaranya menggunakan Internet of Things, virtual reality, artificial intelligence, big data, augmented reality, sehingga SDM itu harus melek teknologi serta melakukan optimalisasi teknologi untuk mendukung pertumbuhan bisnis BUMN.

Selain itu Erick berpesan agar para talenta BUMN juga mempertebal karakter dan akhlak mulia, menunjukkan rasa cinta pada tanah air dan bangsa, menjunjung tinggi nilai demokrasi dan kedaulatan rakyat serta menerapkan nilai kesetiakawanan sosial.

Ketua Umum FHCI BUMN Herdy Harman, menjelaskan BUMN menghadapi tantangan di era disrupsi digital dan menyongsong revolusi industri 4.0 yang berbasis teknologi informasi.

Menurut dia untuk menyiapkan talenta BUMN, termasuk yang berasal dari provinsi Papua dan Papua Barat, maka FHCI mengimbau BUMN untuk mempraktikkan konsep pengelolaan SDM yang mencakup aspek people, culture, organization, dan digitizing process sehingga terbentuk talenta yang berkarakter kuat, cinta tanah air, berdaya saing tinggi, berkolaborasi, dan menciptakan nilai tambah (creating value).

“Kami yakini talenta dari Papua dan Papua Barat sudah siap untuk mengimplementasikannya,” ujar Herdy.

Menurut Herdy, penyelenggaraan PBB Papua dan Papua Barat ini memberi pembekalan kepada 522 peserta yang berasal dari kedua provinsi ini dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa mendatang.

“Dalam hal kesiapan (readiness) talenta menghadapi era industri 4.0, sebanyak 522 talenta dari Papua dan Papua Barat yang tersebar di 38 BUMN itu telah menunjukkan budaya berkolaborasi dan adaptif yang akan menjadi bekal mereka untuk berkontribusi di perusahaan BUMN. Tentunya, FHCI berharap para talenta ini juga menjadi bagian.

Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4909818/erick-thohir-sambut-522-putra-papua-di-bumn

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY