DPD POSPERA SULUT Siap di Deklarasikan

Foto Bersama Panitia Pelantikan dan Deklarasi DPD POSPERA SULUT

Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang diawaki Andri Makasihidi akan secara resmi dilantik dan dideklarasikan di Manado, 21 Maret 2018. Ini merupakan pengalaman pertama yang diraih DPD POSPERA SULUT dengan pelantikan dan pendeklarasian yang akan dilaksanakan Rabu nanti.
Deklarasi dan pelantikan yang akan dilaksanakan rabu nanti oleh DPD POSPERA SULUT mengusung tema “Jaga Indonesia, Menangkan Pencasila”. Tujuan pelantikan dan deklarasi yang dilaksanakan di Kota Nyiur Melambai tersebut adalah melakukan aksi nyata terhadap langkah strategis yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dalam Nawacita.
“Tujuannya adalah mengkongkritkan langkah-langkah strategis dan taktis serta arah organisasi dalam mengawal program kerja pemerintah sesuai Nawacita yang dicanangkan oleh Jokowi-JK, serta sebagai wadah penyalur aspirasi rakyat, tegas Ketua DPD POSPERA SULUT Andri Makasihidi.”
Berbeda dengan Ketua Panitia Pelantikan dan Deklarasi POSPERA SULUT Roy Liow saat diwawancarai oleh Tim Semarak.News, kemarin (15/3).
“Yang kami utamakan dari deklarasi DPD POSPERA SULUT ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi secara permanen dengan membentuk dan melantik pengurus DPD POSPERA SULUT”, pungkasnya.
Dalam kegiatan Pelantikan dan Deklarasi DPD POSPERA SULUT, panitia juga turut mengundang tokoh-tokoh dari pusat maupun daerah seperti Mentri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Muhammad Hanif Dhakiri S.Ag., M.Si., Deputi IV Kantor Staf Presiden bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Eko Sulistyo, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey S.E., Ketua Dewan Pembina POSPERA Indonesia Adian Yunus Yusak Napitupulu, serta Ketua Umum DPP POSPERA Mustar Bona Ventura.
POSPERA atau Posko Perjuangan Rakyat merupakan Organisasi Masyarakat yang berada dibawah naungan PENA 98 (Persatuan Nasional Aktivis 98) dengan Ir. H. Joko Widodo sebagai Pelindung POSPERA.
Dihimpun dari pospera.bintan.blogspot.com POSPERA adalah organisasi relawan yang secara konsisten bekerja dibasis rakyat menggerakkan dan memenangkan Bapak Ir. H. Joko Widodo menuju kursi Presiden RI periode 2014-2019. POSPERA merupakan perhimpunan dua organisasi rakyat, yakni PENA 98 dan Organisasi Masyarakat korban SUTET yang kemudian menghimpun diri dalam suatu Organisasi Perjuangan merebut ruang-ruang kekuasaan untuk cita-cita perbaikan negeri untuk kesejahteraan rakyat.
Sejarah singkat pospera dimulai dari kepentingan dalam mengawal dan mengantarkan bapak Ir. H. Joko Widodo sebagai Gubenur DKI Jakarta. Namun kemudian pada proses perjalanan dan dinamika politik dalam kurun waktu dua tahun setelah terpilih menjadi Gubenur. Desakan demi desakan muncul termasuk dari berbagai survei menunjukan bahwa masyarakat menginginkan agar Jokowi maju lagi dalam pertarungan kursi presiden. Situasi politik nasional tersebut mendesak agar bapak Jokowi maju lagi sebagai capres yang diusung oleh PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pemilu 2014 berpasangan dengan bapak Drs. H Moh. Jusuf Kalla. POSPERA mengambil langkah sebagai relawan yang konsisten mengusung Jokowi mengambil peran sebagai leading sector untuk menggerakkan kekuatan the people of power.

Untuk pertarungan memenangkan pasangan Jokowi-JK sebagai capres-cawapres, POSPERA sebagai salah satu dari beberapa relawan nasional berinisiatif membentuk dan memperluas jaringan sampai tingkatan daerah. Karena berasal dari berbagai jaringan eksponen aktivis 98. Tidak begitu lama dalam waktu beberapa bulan POSPERA berhasil membentuk jaringannya sampai ke 26 (dua puluh enam) provinsi dan beberapa kota kabupaten di Indonesia. Jaringan inilah kemudian berkonsolidasi, bekerja, berjuang sampai tingkatan bawah memenangkan Capres – Cawapres Ir. H. Joko Widodo dan H. Moh Jusuf Kalla dan akhirnya kemudian terpilih. Dan saat ini DPD POSPERA SULUT juga siap untuk diresmikan.

TINGGALKAN BALASAN