Dishub Provinsi Lampung Akan Tutup Sejumlah Perlintasan Kereta Api Liar di Lampung

Kereta Api [https://www.pegipegi.com/travel/wp-content/uploads/2016/10/Gambar-Foto-Kereta-Api-Bagus.jpg]

Lampung, Semarak.news – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung segera menutup perlintasan kereta api liar yang berada di Provinsi Lampung. Dishub Lampung bekerja sama dengan Balai Perkeretaapian menutup puluhan perlintasan Kereta Api (KA) yang terbentang sepanjang jalur rel KA wilayah Lampung, Kamis(22/2). Sebelum menutup, jajarannya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat di perlintasan KA tersebut.

”Data di seluruh wilayah Lampung terdapat 62 titik perlintasan kereta liar. Kami melakukan sosialisasi di titik perlintasan kereta tersebut. Mulai besok (Kamis, 22/2) akan ditutup,” kata Kepala Bidang Keselamatan Transportasi dan Pembinaan Dishub Lampung Bambang Soembogo, Rabu (21/2) lalu.

Jajaran Dishub Lampung dan Balai Perkeretaapian telah menggelar sosialsiasi rencana penutupan enam dari 62 perlintasan KA yang akan ditutup tersebut. Sosialisasi ke masyarakat yang biasa melintas di perlintasan tersebut berlangsung di Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. Titik perlintasan yang akan ditutup yakni Gang Danau Inaba, Gang Danau Tawar, Gang Bakung (Kelurahan Surabaya), Gang Tangkil 1 dan Gang Tangkil 2 (Kelurahan Kedaton).

Keputusan penutupan tersebut berdasarkan kesepakatan antara warga Kelurahan Surabaya, Kedaton, dan Gunung Sulah dengan Dishub Provinsi Lampung, Dishub Kota Bandar Lampung, PT KAI Divre IV Tanjungkarang, dan Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Sumbagsel Ditjen Perkeretaapian.

Hal itu juga sudah disampaikan dalam Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Kereta Api yang digerar di aula Kantor Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Rabu (21/02/2018).

“Kurang lebih ada 130-an perlintasan liar yang akan ditutp di seluruh Indonesia. Untuk Lampung, kita targetkan nanti 10 perlintasan, termasuk lima yang sudah disepakati untuk ditutup. Kita lakukan sosialisasi dan di titik ini, mulai hari ini (22/02/2018) akan ditutup,” paparnya.

Pihaknya juga sebelumnya sudah melakukan penutupan dua perlintasan tidak resmi di wilayah Branti, Kabupaten Lampung Selatan. “Ya kami kemarin di Kelurahan Branti sudah tutup sebanyak dua perlintasan. Dan Alhamdulillah sudah dibangunkan underpass atau terowongan,” ungkapnya. (hsym)

TINGGALKAN BALASAN