Dinilai Lambat, Panwaslu Dairi Terima Laporan Kedua Kalinya

Arih Yaksana Bancin Saat Mengajukan Laporan ke Panwaslih Dairi

Dairi, Semarak.News – Tim Kampanye Pasangan Calon Bupati Kabupaten Dairi Nomor Urut 2, Arih Yaksana Bancin melaporkan Tingki Simamora untuk kedua kalinya, Jumat (06/04/2018). Camat Sumbul tersebut terbukti melakukan kampanye di Aula Sopo Godang HKI Rangkom, Kecamatan Sumbul 27 Maret 2018 lalu.

Arih mendesak pihak Panwaslih untuk segera meneruskan laporan tersebut ke tingkat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut sehingga dapat diteruskan lebih lanjut ke tingkat Komisi ASN.

Pihaknya menilai Panwaslih Kabupaten Dairi terkesan lamban dan tidak serius dalam menangani kasus Camat Sumbul yang telah berlangsung selama seminggu. Tingki Simamora terbukti melanggar UUD Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kita menilai Panwaslih tidak serius menangani kasus ini. Kasus ini sudah berjalan seminggu dan tidak ada hasil yang pasti. Maka, sesuai dengan Perbawaslu Nomor 14 Tahun 2017, setelah tiga hari laporan harus diumumkan, ditindaklanjuti atau tidak? Ini kesannya membedakan laporan dan temuan saja Panwaslih masih bingung .”, ujar Arih Yaksana Bancin.

“Banyak temuan-temuan kita tentang PNS yang terlibat kampanye, namun tetap saja tidak ada tindak lanjut dari Panwaslih Kabupaten Dairi.”, tambahnya.

Sebelumnya, video kampanye Tingki Simamora tersebar di salah satu akun media sosial. Dalam video tersebut, Tingki Simamora berorasi saat acara malam tali asih bencana angin puting beliung di Kecamatan Sumbul. Dari orasi yang disampaikan, Tingki mengajak agar ASN jangan pernah takut kepada Panwaslih (Panitia Pengawas Pemilih) karena sudah menjadi kewajiban ASN menyatakan yang benar sekaligus mengajak untuk mendukung salah satu paslon.[CRZ]

TINGGALKAN BALASAN