Dibalik Kunjungan Dubes China ke Prabowo

Pada 17 April 2019 Indonesia akan kembali menggelar hajat besar berupa Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif Serentak periode 2019-2024. Belum memasuki tahun 2019 namun isu-isu dan perang politik sudah mulai memanas. Mulai dari framing media, hoax hingga fitnah disebarkan untuk menjatuhkan elektabilitas Para Capres dan Wapres. Tidak hanya terdengar keras di dunia maya, beberapa politisi yang kontra dengan Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf juga mengatakan pernyataan yang tidak disertai fakta.

 

Mantan Menteri Kordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan tujuan konstitusi kita ada tiga, yaitu mencerdaskan bangsa, meningkatkan kemakmuran, dan menjaga supaya negara tidak menjadi antek Amerika atau antek China. Hampir 5 tahun berlalu, jika memang Jokowi adalah antek China, kenyataannya Indonesia sampai sekarang masih bisa berdiri dengan kaki sendiri. Perkonomian yang membaik, dilihat dari jumlah cadangan devisa, net capital inflow dan pertumbuhan ekonomi. Suara dukungan China terhadap Jokowi juga tidak terdengar.

 

Tetapi belum lama ini ada paslon yang mendapat dukungan secara pribadi dari Duta Besar China di Indonesia. Siapa lagi kalau bukan Paslon 02. Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia yaitu Xiao Qian di kediamannya, Hambalang, Bogor pada 26 September 2018. Entah apa penyebabnya, sehingga Dubes Xiao Qian lebih memilih kediaman pribadi Prabowo. Kesungguhan Xiao Qian untuk menemui Prabowo menunjukkan seberapa besar simpati negara yang diwakilinya untuk memberikan dukungan. Dubes Qian juga mengucapkan selamat kepada Prabowo yang sudah ditetapkan menjadi Calon Presiden RI dan mendoakan Prabowo sukses pada Pemilu 2019.

 

Jika memang ditujukan untuk menjaga hubungan baik antara negara (Indonesia-China), mengapa hanya Prabowo yang didatangi oleh Dubes Qian, mengapa tidak Presiden Jokowi lebih dahulu sebagai Capres yang sampai saat ini masih menjabat. Hal ini sudah jelas terlihat siapa yang sebenarnya didukung oleh China, Jokowi atau Prabowo?. Masihkah ada yang mengatakan bahwa Jokowi itu Antek China dan Asing?, publik akan menilainya.

TINGGALKAN BALASAN