Buruh Mojokerto : May Day, Hari Perjuangan Buruh

Massa Buruh FSPMI Mojokerto di NGoro Industrial Park Sebelum Menuju Surabaya

Mojokerto-Ribuan buruh berkumpul di Ngoro Industrial Park, Jl. Raya Ngoro, Kec. Ngoro, Kab. Mojokerto dan siap berangkat menuju Kantor Gubernur Jatim dan DPRD Provinsi Jatim, Surabaya, dalam rangka memperingati hari Buruh Sedunia (May Day), Selasa, (1/5/2018).

Ribuan massa buruh, terlihat terdiri dari beberapa kelompok aliansi seperti,  FSPMI, KSPSI, SPSI, PPMI, dan KSPI. Dengan menggunakan 1 Unit Mobil Komando Pick Up Nopol S 9940 QB, 29 Unit Bus Pariwisata, 4 Unit Bus Pariwisata, dan 5 Unit Minibus.

Mewakili FSPMI Mojokerto, Ardian Safendera  bersama dengan Eka Hernawati menuntut UMSK Mojokerto agar disetujui oleh Gubernur Jatim serta merayakan pencabutan upah cluster.

“Dalam Pilgub 2018 ini, teman-teman buruh mendukung Gus Ipul – Puti karena melalui merekalah perubahan dapat terjadi dan merekalah yang pro terhadap buruh, ujar Ardian Safendera.

Berikut 8 tuntutan aliansi buruh mojokerto, turunkan harga beras, listrik, bbm dan bangun ketahanan pangan dan energi, tolak upah murah – cabut PP 78 / 2015, tolak TKA (tenaga kerja asing), disparitas upah di jawa timur, sahkan UMSK kabupaten Mojokerto tahun 2018, segera jalankan UU Tapera dengan seluruh iuran di tanggung oleh pengusaha, pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan pekerja yang terphk ke PBID, Gubernur memerintahkan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk memproses pendaftaran dari pekerja yang belum di daftarakan oleh perusahaan serta perbaiki kinerja pengawas dan laksanakan Permenaker No 33 tahun 2016 tentang petunjuk teknis pengawas ketenagakerjaan. (*)

TINGGALKAN BALASAN