Pailelang, Semarak.News | Bupati Alor Drs. Amon Djobo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada jajaran Kodim 1622 Alor atas pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 di Desa Pailelang Kecamatan ABAD. “Atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kodim 1622 Alor. Sebab meski dengan berbagai keterbatasan anggaran, tetapi telah merencanakan hingga melaksanakan kegiatan ini dengan sukses,” ucap Amon Djobo dalam sambutannya ketika memimpin upacara pembukaan TMMD ke 105 di halaman SMP Negeri Pailelang, ABAD Kamis, (11/7/19) Pukul 09.00 WITA pagi tadi.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Bupati Amon saat mengunjungi titik start TMMD di kampung Tamal Muhuming Desa Pailelang. Amon Djobo menyatakan, kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapi.

Karena APBD Alor yang begitu minim, ditambah lagi dengan kucuran bantuan anggaran APBN yang sedikit karena harus terbagi ke 500 lebih kabupaten/kota di NKRI, maka langkah TNI untuk membantu masyarakat seperti ini harus diapresiasi,” ucap Amon Djobo.

Bupati Amon mengatakan, semoga dengan adanya kegiatan tentara masuk desa ini, ada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. “Kalau dulu, dua tiga dasawarsa, orang sebut tentara itu orang paling takut. Karena sangat identik dengan perang-perangan. Sekarang sudah terbalik. Sekarang tentara berperangan dengan infrastruktur yakni membuka isolasi-isolasi yang masih terisolir,” tandas Amon Djobo.

Amon Djobo menyatakan, kegiatan seperti ini dilakukan bukan untuk kepentingan tentara, tetapi untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat dan juga mengangkat nama pemerintah daerah. Sebab, dengan kegiatan pembangunan infrastruktur ini akan ada nilai manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Ini tahun di kecamatan ABAD. Nanti tahun depan kita buat lagi di kecamatan Alor Timur. Untuk pengaspalan jalan ini memang tidak mudah, karena pemerintah akan memprioritaskan pada jalur yang lebih parah ketika musim hujan tiba. Intinya adalah, kita bongkar jalan dulu baru tahap selanjutnya diupayakan pengaspalan,” kata Bupati Alor dua periode ini.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada Camat ABAD dan Kepala Desa serta masyarakat desa Pailelang untuk turut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan ini sampai selesai. “Saya harap Camat ABAD dan kepala desa tolong perhatikan makan minum bagi bapak-bapak tentara selama kegiatan ini berlangsung. Kepala dinas kalau ada yang datang disini (lokasi TMMD) tidak boleh jalan kosong,” pinta Bupati Amon.

Seperti dijelaskan Dandim 1622 Alor sebelumnya, bahwa melalui kegiatan ini, TNI akan lebih dekat dengan pemerintah, rakyat serta semua pihak. Sebab program TMMD adalah bagaimana kita membantu pemerintah dalam mensejahterakan rakyat.

Mantan Kopassus ini menyebut, untuk pra kegiatan TMMD di Desa Pailelang telah berlangsung sejak 25 Juni lalu dan selesai pada 8 Juli 2019. Sasaran kegiatan yakni pembongkaran jalan baru dengan Volume 1,4 KM, membangun taman baca serta pembangunan lapangan bola voli. Ia menyatakan, kegiatan TMMD ke 105 ini akan berakhir pada tanggal 8 Agustus 2019 nanti.

Pihaknya juga sedang mengusulkan bantuan beberapa kegiatan seperti rehab gedung gereja Kema Injil, Rumah Tinggal Layak Huni dan 44 unit lamtera bagi warga kampung Tamogtaga ke Kemensos RI di Jakarta. “Selain kegiatan fisik itu, ada juga kegiatan non fisik yang akan kami lakukan. Seperti penyuluhan bela negara, sosial, kamtibmas, hukum, kesehatan, KB, pertanian, peternakan, penanggulangan bencana dan kerajinan tangan,” ujarnya. *(Joka)

LEAVE A REPLY