BNNP Kepri Berhasil Amankan Sabu Dengan Total BB 12.242 gram

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan menunjukkan BB jenis Sabu.

Batam, semarak.news – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri berhasil mengungkap 3 kasus peredaran narkotika jenis Sabu dengan diamankannya Barang Bukti (BB) seberat 12.242 gram dari 6 orang tersangka di beberapa daerah di Batam.

Dalam acara Press Release di Kantor BNNP Kepri, Selasa (24/4), Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan mengatakan bahwa pengungkapan ketiga kasus tersebut dilakukan di Pelabuhan Batuampar yang berlanjut penelusuran ke Hotel Pelita Batam dan salah satu hotel di bilangan Nagoya. Selanjutnya pengungkapan tersebut juga dilakukan di Pulau Selat Nenek dan di depan Puskesmas Lubuk Baja, Kota Batam.

“Penangkapan pertama pada Rabu (18/04), kami lakukan di Pelabuhan Batuampar dengan menangkap pelaku berinisial RZ (29) atas dugaan peredaran sabu seberat 1.590 gram,” jelas Richard.

Lanjutnya, setelah penangkapan di Pelabuhan Batuampar, petugas melakukan penelurusan terhadap pemilik sabu hingga pada akhirnya berhasil menangkap seorang pria berinisial FS (30) di salah satu kawasan hotel di Pelita Batam.

“Dari keterangan FS, rencananya Sabu akan dikirim ke JP (35) yang berlokasi di sebuah hotel di bilangan Nagoya dan kemudian petugas berhasil menangkap JP pada Kamis (19/04),” lanjut Richard selaku Kepala BNNP Kepri.

Penangkapan kedua, petugas dari BNNP Kepri berhasil mengamankan 2 pria berinisial BS (42) dan MH (36) dengan BB berjenis sabu seberat 4.912 gram.

“Penangkapan kedua kami lakukan pada Jumat (20/04), di Pelantar Pak Iskandar, Pulau Selat Nenek, RT 06 RW 03, Kelurahan Pulau Temoyong, Kecamatan Bulang, Kota Batam pada pukul 20.30 WIB,” jelasnya.

Kemudian yang terakhir, petugas berhasil mengamankan BB berjenis Sabu seberat 5.740 gram dari pria berinisial AS (31) di depan Puskesmas Lubuk Baja, Batam pada Sabtu (21/04) pukul 10.00 WIB.

“Dugaan sementara sabu berasal dari Malaysia dan peredarannya akan dilakukan di wilayah Batam dan luar Batam,” sambung Richard saat menjawab pertanyaan dari salah satu wartawan.

Richard Nainggolan selaku Kepala BNNP Kepri mengatakan bahwa nantinya keenam tersangka yang berhasil diamankan dari 3 kasus tersebut akan dijerat hukuman sesuai UU RI No. 35 Tahun 2009 pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. (DIT)

TINGGALKAN BALASAN