Bimbingan Teknis SIPPP Bakal Calon Anggota DPD-RI NTB

Bimbingan Teknis SIPPP Bakal Calon Anggota DPD-RI NTB

Mataram, Semarak.news – KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penggunaan Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP) kepada para bakal calon Anggota DPD-RI Provinsi NTB di Kantor KPU NTB hari ini (5/4/2018).

“Sebelumnya sudah dilaksanakan sosialisasi secara detail tentang persiapan bakal calon anggota DPD Provinsi NTB kepada para bakal calon. Fokusnya saat ini adaalah bagaimana operator dari calon Anggota DPD mampu menggunakan SIPPP.” sambutan Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori, S.P. dalam kesempatan tersebut.

Terdapat 2 jenis dokumen dukungan para bakkal calon DPD yaitu hardcopy dan soft copy. SIPPP adalah bentuk softcopy dokumen tersebut. Sehingga data yang dicantumkan di hardcopy adalah data yang sama yang dicantumkan di softcopy. SIPPP wajib digunakan oleh seluruh bakal calon anggota DPD NTB. Sedangkan penyerahan dokumen dukungan dilakukan tanggal 22-26 April 2018 mendatang.

Komisioner KPU H. Ilyas Sarbini, S.H., M.H. memberikan himbauan kepada bakal calon untuk mengumpulkan berkas persyaratan di awal-awal masa penyerahan berkas agar apabila ditemukan kesalahan atau kekurangan, KPU NTB dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan. Kalau di awal masih dapat dikembalikan untuk diperbaiki dan dibantu KPU NTB untuk melakukan pengecekan.

Sanksi yang diberikan apabila ada bakal calon yang menggunakan data palsu ataupun sengaja menggandakan data dukungannya adalah pemberlakuan diskualifikasi sebanyak 50 kali dukungan tiap satu kali jumlah temuan.

Jumlah kursi sebayak 4 untuk anggota DPD Provinsi NTB. Jumlah dukungan tiap bakal calon DPD sebanyak min 2000 dan tersebar di 5 kabupaten dan kota se-NTB.

Sampai saat ini terdapat sebayak 40 bakal calon anggota DPD NTB yang telah mendaftarkan diri dan melakukan konfirmasi kepada KPU NTB. Dari nama tersebut, terdapat petahana DPD-RI NTB antara lain Baiq Dyah Ratu Ganefi, SH, Drs. H. Lalu Suhaimy Ismi, Prof. DR. Farouk Muhammad, dan Hj. Rabiatul Adawiyah, SE. (tya)

TINGGALKAN BALASAN