Jakarta, Semarak.news Bawaslu meminta KPU untuk menghentikan pemilu di Malaysia. Rekomendasi itu dikarenakan adanya informasi mengenai surat suara yang sudah tercoblos di Selangor, Malaysia.

Fritz Edward Siregar selaku Komisioner Bawaslu membenarkan informasi tentang tercoblosnya surat suara tersebut. Dalam hal ini, Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) dinyatakan tidak menjalankan tugas secara benar.

Menindaklanjuti kasus ini, Fritz meminta pemungutan suara di seluruh Malaysia dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan. “Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di Seluruh Malaysia sampai semua jelas,” ujarnya.

Kejadian tersebut didokumentasikan oleh salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia melalui sebuah video. Dalam video tersebut ada sekitar puluhan kantong plastik hitam dan putih yang berisikan kertas surat suara yang ditumpuk dalam sebuah ruko.

Image result for tercoblos pemilu malaysiaSurat suara untuk Pemilu yang telah dicoblos di Malaysia. (Source:Twitter)

Setelah beberapa sampel dibuka, surat suara itu sudah tercoblos ke pasangan calon presiden nomor urut 01. Selain tercoblos pada surat suara pemilihan presiden,  surat suara itu juga tercoblos pada salah satu caleg partai NasDem.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Kini mereka tengah berkoordinasi dengan Pokja Pemilu Luar Negeri (LN). Koordinasi dilakukan untuk mengetahui runtutan kejadiannya dan alasan kertas suara tersebut telah tercoblos. “Masih kami konfirmasi dengan pokja pemilu LN. Kenapa bisa terjadi demikian,” ujarnya.(LOY)

LEAVE A REPLY