Bawaslu Masih Mendapati Banyak Pelanggar Di Sulut

bawaslu [jawapos]

Manado, Semarak.News – Pelanggaran menjelang pemilu masih terjadi di Provinsi Sulawesi Utara. Menurut data Bawaslu Sulut sampai bulan September 2018 telah terjadi 132 kasus pelanggaran menjelang Pemilu 2019

Olivia, Tim Asisten Bawaslu Sulut, mengatakan terdapat 132 kasus pelanggaran menjelang Pemilu 2019, diantaranya 84 laporan masyarakat dari 15 Kabupaten/Kota dan Bawaslu serta 48 temuan pelanggaran oleh Bawaslu di 15 Kabupaten/Kota di Sulut.

“Pelanggaran administrasi dari 15 Kabupaten/Kota di Sulut sebanyak 116 pelanggaran, hal tersebut termasuk meningkat sejak tahapan menjelang pemilu 2019.” ujarnya

“Pelanggaran ASN mengenai keikutsertaan nya dalam kampanye sebanyak 12 pelanggaran.” ungkap nya lagi.

Bawaslu sudah berkoordinasi dengan Polda Sulut untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh pelanggaran kampanye pada Pemilu 2019.

Menurutnya, Polda dan Bawaslu harus berperan aktif untuk dapat mendamaikan kondisi menjelang kampanye. Sampai saat ini kampanye sudah disosialisasikan kepada peserta Pemilu dan peserta kampanye. Masyarakat juga dapat ikut mengawasi jalannya kampanye dengan melaporkan hal – hal yang dianggap melanggar aturan kampanye. Bawaslu juga sudah memonitor media sosial agar Pemilu 2019 tidak menimbulkan berita hoax, haetspeech dan sebagainya.

Dengan adanya hal ini maka Bawaslu Sulut akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untu mendukung berjalannya Pemilu 2019 yang aman dan damai, seperti yang sudah di deklarasikan oleh para peserta Pemilu di Jakarta (ARCR)

 

TINGGALKAN BALASAN