Bawaslu Jabar Menerima 179 Dugaan Pelanggaran Pilkada Serentak

Bandung, Semarak.News – Hingga Jum’at (4/5/2018) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat telah menerima 179 dugaan pelanggaran pada pilkada serentak Jabar 2018.

Dugaan pelanggaran netralitas ASN dan Kepala Desa mendominasi jumlah tersebut dengan total  59 pelanggaran, dengan rincian dugaan pelanggaran netralitas ASN sebanyak 40 kasus dan Kepala Desa 19 kasus.

Dugaan pelanggaran pidana menyusul dengan 56 kasus, dugaan pelanggaran administrasi 48 kasus, pelanggaran kode etik 5 kasus, mutasi jabatan oleh petahana sebanyak 3 kasus, dan bukan pelanggaran sebanyak 8 kasus.

Pada tahapan kampanye, dugaan pelanggaran sangat meningkat dengan 107 kasus, pada tahap pencalonan sebanyak 54 kasus, tahap DPT 12 kasus, dan tahap sebelum itu sebanyak 6 kasus.

Dari 40 kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN, 33 diantaranya yang diteruskan ke Komisi ASN, sedangkan 7 kasus lain tidak diteruskan karena tidak terbukti melakukan pelanggaran. Kab. Majalengka masih menjadi wilayah yang paling banyak ditemukan dugaan pelanggaran netralitas ASN dengan 9 kasus yang diteruskan ke KASN. (PN)

TINGGALKAN BALASAN