Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Perketat Pengawasan Lalu Lintas Tanaman dan Hewan

Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru (sumber : pribadi)

Pekanbaru, Semarak.news – Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru tengah aktif melakukan pengawasan terhadap masuk dan keluarnya tanaman atau satwa yang dilindungi. Hal ini disampaiakan oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru, Rina Delfi (3/12).

Sebelumnya, pada tanggal 23 November lalu Balai Karantina Kelas I Pekanbaru menemukan 7 ekor merak dan 6 ekor ayam bangkok di Pelabuhan Sungai Guntung Kabupaten Inhil yang dibawa oleh kapal Maritim Jaya yang diduga masuk dari Malaysia. “Kami telah melakukan pemusnahan terhadap 6 ekor ayam bangkok pada 1 Desember lalu karena tidak memiliki izin pemasukan, sertifikat kesehatan dan tidak melalui tempat pemasukannya. Untuk burung merak, karena merupakan satwa yang dilindungi maka kita serahkan ke BBKSDA Riau” ungkap Rina Delfi.

Balai Karantina Kelas I Pekanbaru melakukan pengawasan dibeberapa wilayah kerja antara lain Dumai, Bengkalis, Selatpanjang, Sungai Guntung, Bandara SSK II, dan Tembilahan. Dibeberapa wilayah kerja Balai Karantina Kelas I Pekanbaru juga melakukan koordinasi dan melakukan MoU dengan kepolisian, Bea Cukai, Angkatan Laut, Angkatan Darat serta melakukan patroli bersama. Selain itu dengan maraknya lalu lintas perdagangan, Balai Karantina juga melakukan kerjasama dengan Kantor Pos.

“Untuk kendala, karena di sepanjang sungai di Riau ini sebagian besar merupakan tempat pemasukan illegal, dan kami hanya ditempatkan di daerah yang telah ditentukan sehingga sulit untuk melakukan pengawasan. Namun untuk saat ini, masuk dan keluarnya tanaman dan hewan secara illegal sudah banyak mengalami penurunan, kalau kita bandingkan dengan tahun 2016, hampir 60 kali kasus. Sedangkan pada 2018 turun menjadi sekitar 7 kasus” ungkap Rina Delfi

Beberapa Langkah yang dilakukan oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru dalam mencegah masuk dan keluarnya tanaman dan hewan secara illegal adalah dengan sosialisasi kepada masyarakat umum, instansi terkait, mahasiswa, Website Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru dan saat Car Free Day.

”Di Riau ini kalau hari libur, banyak orang yang pergi berwisatanya ke Malaysia, jadi kami antisipasi dengan sosialisasi agar masyarakat saat belibur tidak membawa dan memasukkan tanaman atau hewan” Tambahnya. (FA)

TINGGALKAN BALASAN