Jakarta, Semarak News – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat 733 laporan konten hoaks yang disebarkan di WhatsApp sepanjang 2018. Sebanyak 733 laporan ini merupakan bagian dari konten negatif yang dilaporkan ke Kominfo.

Berdasarkan rekapitulasi tahunan 2018, Kominfo mencatat 1440 laporan yang berkaitan dengan konten negatif. Terbanyak kategori laporan adalah konten yang meresahkan atau hoaks yaitu sebanyak 733 laporan. Artinya 50 persen konten negatif adalah hoaks.

Menteri Kominfo menegaskan perhatian pemerintah dalam menekan angka penyebaran hoaks. Meskipun tidak bisa menjamin 100% hoaks tidak akan tersebar.

“Pembatasan itu membantu meminimalisir konten negatif dan hoaks. Batasan jumlah forward bertujuan amat baik untuk mengurangi potensi viralnya hoaks,” ungkap Rudiantara di Kominfo, Senin (21/01)

Pengelolaan pengaduan konten negatif yang disebarkan melalui aplikasi pesan instan sudah dilaksanakan oleh Kementerian Kominfo sejak 2016. Tercatat ada 14 aduan konten pada 2016. Paling banyak yang dilaporkan adalah konten yang termasuk kategori separatisme dan organisasi yang berbahaya. Pada 2017, jumlah aduan meningkat menjadi 281 aduan. Adapun konten terbanyak dilaporkan adalah konten penipuan sebanyak 79 laporan.
Solusi tawarannya WhatsApp menggulirkan pembaruan keamanan bagi pengguna iPhone bisa menggunakan TouchID. Sementara untuk pengguna iPhone X dan versi teranyar bisa memilih menggunakan TouchID atau FaceID.

Untuk mengaktifkannya, pengguna bisa mengaksesnya melalui pengaturan – privasi – screen lock – aktifkan TouchID atau FaceID.

Pengguna bisa mengkostumisasi penguncian aplikasi dalam waktu satu menit, 15 menit, hingga satu jam.

Keamanan biometrik ini bisa didapatkan setelah pengguna iPhone memperbarui aplikasi WhatsApp menjadi versi 2.19.20.

Anak perusahaan Facebook ini menjanjikan kemunculan fitur serupa untuk perangkat Android dalam waktu dekat.

Kemunculan fitur keamanan biometrik ini muncul usai Mark Zuckerberg mengumumkan rencana untuk mengintegrasikan WhatsApp, Facebook Messenger dan Instagram. Zuck mengatakan rencana tersebut paling cepat diwujudkan pada 2020 mendatang. (S)

LEAVE A REPLY